Tidak Mau Rekeningmu Dikuras? Jangan Pakai Wi-Fi Publik untuk Transaksi

Tidak Mau Rekeningmu Dikuras? Jangan Pakai Wi-Fi Publik untuk Transaksi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sangat mudah menemukan Wi-Fi publik dan gratis. Di pusat-pusat perbelanjaan, restoran, kafe, kendaraan umum, dan lainnya. Hanya dengan mengaktifkan fitur Wi-Fi, pengguna telepon pintar dan perangkat elektronik lainnya bisa langsung mengakses internet.

Masalahnya adalah layanan seperti ini berisiko besar jika digunakan untuk melakukan transaksi keuangan. Mengapa? Karena para peretas memanfaatkan jaringan ini untuk menguras rekening korban.

Tidak Mau Rekeningmu Dikuras? Jangan Pakai Wi-Fi Publik untuk Transaksi
Ilustrasi (Foto: CCM.net)

Kaspersky, seperti dikutip dari laman resminya, sudah memberikan peringatan keras tentang hal ini. Fitur pada Wi-Fi gratis tidak memerlukan autentikasi untuk membuat pengguna terhubung dengan jaringan. Hal ini memungkinkan para peretas mendapatkan akses tanpa batas ke perangkat tidak aman dalam jaringan yang sama.

“Ancaman terbesar pada keamanan Wi-Fi gratis adalah kemampuan peretas memosisikan dirinya di antara Anda dan titik koneksi. Jadi, alih-alih berbicara langsung dengn hotspot, Anda mengirimkan informasi Anda ke peretas yang kemudian meneruskannya,” tulis Kaspersky dalam laman resminya.

Tidak Mau Rekeningmu Dikuras? Jangan Pakai Wi-Fi Publik untuk Transaksi
Ilustrasi (Foto: Crello)

Ketika layanan ini digunakan untuk melakukan transaksi, para peretas tahu dan punya akses kepada setiap informasi yang dikirimkan melalui internet seperti e-mail penting, informasi kartu kredit, dan kredensial keamanan ke jaringan bisnis, dan lainnya.

“Setelah peretas memiliki informasi itu, dia dapat, pada waktu luangnya, mengakses sistem seolah-olah dia adalah Anda,” sambung Kaspersky.

Tidak Mau Rekeningmu Dikuras? Jangan Pakai Wi-Fi Publik untuk Transaksi
Ilustrasi (Foto: Crello)

Selain itu, peretas bisa mengirimkan malware melalui Wi-Fi publik ini. Jika pengguna mengizinkan berbagi file lewat jaringan, peretas bisa dengan mudah memasang software yang sudah terinfeksi pada komputer. Bahkan ada peretas yang bisa meretas titik koneksi itu sendiri. Mereka akan memunculkan pop-up selama proses koneksi. Saat pop-up itu diklik, malware akan terinstal.

Lalu bagaimana kamu bisa menggunakan Wi-Fi gratis secara aman? Kaspersky memberikan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan VPN. Jika tidak menggunakan VPN, kamu bisa mengaktifkan opsi ‘Selalu Gunakan HTTPS’ pada situs yang sering kamu kunjungi atau yang mengharuskan kamu untuk memasukkan data pribadi. Selain itu, kamu bisa juga mematikan share dari preferensi sistem atau Panel Kontrol dan mematikan fitur Wi-Fi saat tidak dibutuhkan.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry