Pada hari libur atau akhir pekan, jumlah wisatawan di beberapa tempat wisata meningkat. Baik yang berada di Pulau Jawa maupun di pulau-pulau lain. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mencatat data yang menarik. Sepanjang Januari–Oktober 2025 lalu, jumlah perjalanan wisatawan nasional tercatat mencapai 7,54 juta perjalanan; meningkat sebesar 2,18 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Angka ini menunjukan bahwa pertumbuhan pariwisata cukup signifikan. Sektor ini memberikan dampak yang nyata terhadap perekonomian. Mulai dari peningkatan pendapatan nasional (devisa) dan daerah (PAD) hingga pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Yang kemudian menjadi masalah adalah belum memadainya fasilitas di beberapa tempat wisata. Salah satunya adalah fasilitas pembayaran yang mumpuni. Kericuhan yang terjadi di pintu masuk wisata Gunung Bromo via Cemorolawang tahun lalu adalah salah satu contoh nyata bagaimana sistem pembayaran bisa berdampak secara langsung terhadap kelancaran pengelolaan tempat wisata.
Seperti dilansir Liputan6.com, kericuhan yang terjadi pada awal Mei 2025 lalu itu dipicu oleh antrean panjang saat pemeriksaan tiket. Dalam peristiwa itu, sejumlah pengemudi jip dan pelaku jasa wisata sempat beradu argumen dengan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) karena antrian yang makin menumpuk. Menurut data otoritas taman nasional, saat kericuhan itu terjadi, jumlah kunjungan mencapai 4.026 pengunjung. Sebanyak 144 unit jip wisatawan tiba di pintu pemeriksaan. Dari jumlah tersebut diketahui bahwa penumpang di 92 unit jip belum memiliki tiket atau belum memesan tiket secara online, sehingga petugas meminta mereka memesan tiket di lokasi. Hal inilah yang kemudian memicu antrean panjang.
Berkaca dari peristiwa itu, banyak tempat wisata menerapkan sistem pembayaran digital. Tiket dapat dibeli secara online, sehingga pengunjung tidak perlu repot saat datang. Sementara itu, pembayaran di lokasi bisa dilakukan dengan memindai QRIS, sehingga transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman. Langkah ini tidak hanya membuat pengunjung merasa nyaman, tetapi juga membantu pengelola menjaga efisiensi operasional.
4 Alasan Mengapa Tempat Wisata Perlu Menggunakan Sistem Pembayaran Digital

Saat ini, dunia pariwisata tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi digital. Perubahan perilaku wisatawan serta meningkatnya tuntutan operasional membuat pengelola tempat wisata perlu beradaptasi, khususnya dalam hal sistem pembayaran. Penerapan sistem pembayaran digital tidak hanya bertujuan mengikuti tren, tetapi juga untuk menjaga kelancaran operasional dan meningkatkan kenyamanan pengunjung. Berikut ini alasan mengapa tempat wisata perlu mulai menggunakan sistem pembayaran digital seperti dikutip dari beberapa sumber:
1. Wisatawan semakin jarang membawa uang tunai
Salah satu alasan utama adalah perubahan kebiasaan wisatawan. Saat ini, banyak pengunjung lebih memilih transaksi nontunai karena lebih praktis dan aman. Sangat berisiko membawa uang tunai dalam jumlah besar saat berwisata. Jika tempat wisata masih mengandalkan pembayaran tunai, pengunjung berpotensi mengalami kesulitan saat bertransaksi. Dengan menyediakan sistem pembayaran digital, tempat wisata dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan wisatawan masa kini dan memberikan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman.
2. Proses transaksi lebih mudah dan cepat
Sistem pembayaran digital memungkinkan proses transaksi berjalan lebih cepat dan efisien, baik bagi pengunjung maupun pengelola. Pengunjung tidak perlu mencari ATM atau menyiapkan uang tunai karena pembayaran dapat dilakukan melalui telepon pintar. Bagi pengelola tempat wisata, penggunaan metode pembayaran seperti QRIS membantu mempercepat alur transaksi, mengurangi kesalahan penghitungan, dan meminimalkan antrean di area pembayaran.
3. Mengurangi antrean sekaligus mendukung penjualan tiket online
Pembayaran manual sering kali menyebabkan antrean panjang di loket tiket, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Dengan sistem pembayaran digital, pengunjung dapat membeli tiket secara online sebelum hari kunjungan, sehingga tidak perlu lagi mengantre saat tiba di lokasi. Selain meningkatkan kenyamanan pengunjung, penjualan tiket online juga membantu pengelola memprediksi jumlah wisatawan lebih awal. Data ini sangat berguna untuk perencanaan kapasitas, kesiapan fasilitas, serta pengelolaan operasional dan sumber daya secara lebih efektif.
4. Memberikan variasi metode pembayaran dan mengurangi risiko kecurangan
Melalui sistem pembayaran digital, pengelola dapat menyediakan berbagai metode pembayaran dalam satu sistem, mulai dari QRIS hingga transfer bank. Wisatawan pun bebas memilih metode yang paling nyaman tanpa harus bergantung pada uang tunai. Selain itu, seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan transparan. Hal ini membantu mengurangi risiko kecurangan, peredaran uang palsu, maupun pungutan liar, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih aman, rapi, dan terpercaya.
Penerapan sistem pembayaran digital di tempat wisata bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan seiring berkembangnya teknologi dan perubahan kebiasaan wisatawan. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi transaksi, mengurangi antrean, memperluas pilihan pembayaran, serta membantu pengelola memantau transaksi secara lebih akurat. Dengan dukungan sistem pembayaran digital, pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman dan modern. Oleh karena itu, beralih ke sistem pembayaran digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan kualitas layanan tempat wisata.
YUKK Payment Gateway hadir sebagai solusi pembayaran digital yang praktis dan tepercaya bagi pengelola tempat wisata. YUKK Payment Gateway menyediakan berbagai metode pembayaran, seperti QRIS, virtual account, payment link, dan e-wallet untuk mendukung pembayaran online, termasuk penjualan tiket masuk tempat wisata, dalam sebuah sistem yang terintegrasi. Dengan proses integrasi yang mudah, sistem keamanan yang terjamin, serta laporan transaksi secara real-time, pengelola dapat lebih fokus mengembangkan destinasi wisata tanpa perlu repot mengelola sistem pembayaran.
Saatnya beralih ke sistem pembayaran digital yang lebih modern dan efisien. Gunakan layanan dari YUKK Payment Gateway dan ciptakan pengalaman wisata yang lebih nyaman bagi setiap pengunjung.
