Tahun 2022: Bitcoin Diprediksi Menjadi Pesaing Berat Emas

Tahun 2022: Bitcoin Diprediksi Menjadi Pesaing Berat Emas
Bitcoin (Foto; Reuters)

Uang kripto makin populer sejak muncul pertama kali pada 1980-an. Banyak orang tertarik pada uang kripto sejak Satoshi Nakamoto mengunggah dokumen dengan judul “Bitcoin-Sistem Uang Elektronik Peer to Peer” dalam sebuah diskusi mailing list kriptografi pada 2008 silam. Pada 2009, perangkat lunak Bitcoin mulai tersedia untuk publik.

Dalam perjalanan selanjutnya, mata uang kripto lainnya bermunculan seperti Ethereum dan Dogecoin. Bersamaan dengan itu, begitu banyak token diciptakan. Meskipun demikian, Bitcoin masih tercatat sebagai uang kripto yang paling banyak diperdagangkan dan punya market cap paling besar.

Pada tahun 2022 ini, Bitcoin diyakini masih belum terkalahkan. Uang kripto itu justru diprediksi akan mengambil pangsa pasar ema. Sejauh ini, emas memang merupakan aset yang dapat mempertahankan nilainya dari waktu ke waktu tanpa terdepresiasi.

Tahun 2022: Bitcoin Diprediksi Menjadi Pesaing Berat Emas
Emas (Foto: Crello)

Menurut Zach Pandl, analis dari Goldman Sachs Research, Bitcoin akan mengalahkan emas sebagai aset yang disimpan atau tabungan.

Cryptocurrency, saat ini, memiliki 20% pangsa pasar penyimpanan nilai. Bitcoin kemungkinan besar akan menjadi proporsi yang lebih besar dari waktu ke waktu,” katanya seperti dikutip YUKK dari Reuters.

Prediksi itu diperkuat dengan hasil analisis Goldman Sachs. Bitcoin diklaim sudah mengambil 50% pangsa pasar emas. Harganya diprediksi bisa mencapai US$ 100.000. Saat ini saja, harganya sudah mencapai US$ 46.073/koin.

Salah satu faktor yang membuat Bitcoin menjadi aset nilai adalah kemudahan akses. Bitcoin bisa diakses di mana pun dan kapan pun lewat berbagai aplikasi.

Tahun 2022: Bitcoin Diprediksi Menjadi Pesaing Berat Emas
Ilustrasi (Foto: Crello)

“Bitcoin mungkin memiliki aplikasi lebih dari sekadar ‘penyimpan nilai’—dan pasar aset digital jauh lebih besar daripada Bitcoin—tetapi kami berpikir bahwa membandingkan kapitalisasi pasarnya dengan emas dapat membantu kita menempatkan parameter pada hasil yang masuk akal untuk pengembalian Bitcoin,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa kapitalisasi pasar Bitcoin, saat ini, sudah mencapai US$700 miliar. Sementara kapitalisasi pasar emas sebesar US$2,6 triliun. Dalam beberapa tahun ke depan, kapitalisasi pasar Bitcoin diprediksi terus meningkat.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry