Pria Ini Panjat Dinding RS Demi Lihat Ibunya yang Kena Corona Hingga Meninggal

News | 21 July 2020
Pria Ini Panjat Dinding Rumah Sakit Demi Lihat Ibunya yang Kena Corona Hingga Meninggal
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Laki-laki Palestina ini tahu bahwa ibunya tidak akan mungkin bisa menang melawan Corona. Lelaki ini tahu bahwa ibunya tidak akan mungkin bertahan melawan dua penyakit sekaligus: leukemia dan Covid-19. Oleh karena itulah, dia ingin “menemani” ibunya hingga saat-saat terakhir hidupnya.

Lelaki dari Hebron bernama Jihad Al-Suwaiti itu, seperti dikutip Astro Awani, tahu bahwa hampir semua pasien Covid-19 yang meninggal dunia itu meninggal dalam kesendirian. Tidak ada orang terdekat di samping mereka. Sebagian besar dari mereka ditemani para petugas medis. Namun, dia ingin “menemani” ibunya.

Pria Ini Panjat Dinding Rumah Sakit Demi Lihat Ibunya yang Kena Corona Hingga Meninggal
Jihad memanjat rumah sakit untuk melihat ibunya (Foto: Twitter)

Setiap hari, sejak ibunya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit, lelaki berusia 30 tahun itu memanjat dinding rumah sakit dan duduk di jendela di lantai dua rumah sakit itu. Dari jendela itu dia “menemani” ibunya, Rasma Salama. Dia baru pulang ketika ibunya sudah tidur.

“Dia memanjat pipa di dinding rumah sakit, sehingga dia dapat memantau ibunya yang berada di lantai dua rumah sakit. Dia menghabiskan sebagian besar harinya di sini, mengamati kondisi ibunya dari luar jendela rumah sakit sebelum turun dan memastikan bahwa ibunya telah tertidur,” kata pihak rumah sakit.

Pihak rumah sakit, kata Rasmi, kakaknya, sudah menegurnya; sudah memintanya untuk tidak lagi memanjat dinding rumah sakit lantaran sangat berbahaya. Namun, dia mengabaikannya. Tetap saja dia memanjat dinding dan duduk di atas jendela  rumah sakit.

Pria Ini Panjat Dinding Rumah Sakit Demi Lihat Ibunya yang Kena Corona Hingga Meninggal
Setiap hair, selama berjam-jam, Jihad duduk di jendela itu untuk menemani ibunya (Foto: Twitter)

Rasmi tidak heran melihat sikap adik bungsunya itu. Adiknya memang sangat menyayangi ibunya. Sangat dekat dengan ibunya, terutama sejak ayah mereka meninggal dunia sekitar 15 tahun lalu.

“Ibu kami memiliki penyakit leukimia dan telah didiagnosis terinfeksi Covid-19 beberapa minggu lalu. Ketika diberi informasi mengenai kematian ibu, Jihad sangat marah dan tidak percaya,” katanya.

Jihad baru berhenti memanjat dinding rumah sakit dan duduk di atas jendela itu ketika ibunya meninggal dunia. Ibunya menutup mata untuk selama-lamanya pada minggu lalu.

“Kini, dia sepertinya sudah bisa menerima kenyataan itu,” imbuhnya.

Pria Ini Panjat Dinding Rumah Sakit Demi Lihat Ibunya yang Kena Corona Hingga Meninggal
Jihad baru berhenti memanjat dinding rumah sakit setelah ibunya meninggal dunia (Foto: Twitter)

Aksinya memanjat dinding dan duduk di atas jendela itu dijepret dan direkam. Segera foto dan videonya beredar melalui internet dan menjadi viral. Foto-foto dan video itu menggugah hati para pengguna media sosial.

“Mengalir air mata aku tengok ni walaupun aku lelaki,” tulis Muhammad Syafiq, salah seorang warganet, melalui akun Twitter-nya, @usaz_muha.

#YUKKpakeYUKK

 

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry