Jalani Tes Doping, Bintang Basket Putra Amerika Justru Dinyatakan Hamil

Bintang basket putra Amerika hamil
DJ Cooper (Foto: Getty Images)

Ada sebuah kabar menarik datang dari dunia bola basket. Salah seorang bintangnya dinyatakan hamil dalam tes doping. Bagaimana mungkin seorang lelaki bisa hamil?

Adalah DJ Cooper yang membuat kehebohan itu. Pada tahun 2014 lalu, pebasket yang pernah bermain dalam liga Yunani, Rusia, dan Perancis itu mengajukan permohonan naturalisasi ke pemerintah Bosnia-Herzegovina. Dia melakukan itu agar bisa membela timnas Bosnia-Herzegovina.

Bintang basket putra Amerika hamil
(Foto: Daily Star)

Menurut RTV Slovenia, seperti dilansir CNN Indonesia, Cooper memang ingin menjadi bagian dari timnas Bosnia. Dia sudah melakukan langkah-langkah untuk mendekati Bosnia. Salah satunya adalah dengan melatih salah satu negara pecahan Yugoslavia itu.

Sebagai bagian dari proses naturalisasi itu, dia harus menjalani tes doping. Di sinilah masalah terjadi. Bukannya menggunakan urinenya sendiri, dia justru menggunakan urine kekasihnya.

Hasilnya? Dia dinyatakan positif hamil. Pasalnya, urine yang digunakannya itu diketahui positif mengandung human chorionic gonadotropin (hCG) yang hanya dihasilkan plasenta pada wanita hamil.

Bintang basket putra Amerika hamil
(Foto: Getty Images)

Upaya Cooper untuk mengelabui tes doping itu berbuntut panjang. Dia diganjar larangan dua tahun bermain oleh Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) pada 2018. Hukuman itu membuatnya menepi dari lapangan basket hingga Juni 2020.

Sebelum bermain dalam liga bola basket Eropa sejak 2013, Cooper adalah bintang di tim Ohio Bobcats, salah satu peserta liga bola basket mahasiswa Amerika Serikat (NCAA). Ia juga sempat masuk NBA Draft musim 2013, tapi tidak dipilih oleh klub-klub NBA. Pada tahun yang sama, ia menjalani karier profesional pertama di klub PAOK di Yunani.

Bintang basket putra Amerika hamil
(Foto: AFP)

Sejak 2018 lalu, Cooper sudah tak lagi berkarier secara profesional. Pemain yang sempat terdaftar di Washington Wizards pada liga musim panas 2016 itu mengumumkan pengunduran dirinya dari klub Monaco lantaran ingin menyelesaikan urusan keluarganya.

 “Saya memutuskan untuk mundur dari duna bola basket dan mengakhiri kontrak saya dengan Tim Roca karena alasan keluarga,” katanya seperti dirilis secara resmi oleh Monaco tahun lalu seperti dilansir news.com. au.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry