Ada Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 tanpa Gejala di China

News | 3 April 2020
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Pada Maret lalu, China mengklaim diri telah bebas dari Covid-19 menyusul tidak ditemukannya kasus baru. Rumah sakit darurat ditutup. Para dokter dan perawat dari beberapa daerah meninggalkan Wuhan, tempat asal virus Corona.

Belakangan ini, China mengonfirmasi adanya kasus baru yang merupakan kasus impor. Yang meresahkan para tenaga kesehatan adalah bahwa terjadi lonjakan pasien Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Hal ini, seperti dilansir Reuters,merupakan yang pertama kali ditemukan di Negeri Tirai Bambu itu.

Selasa (31/3) lalu, Komisi Kesehatan China mencatat bahwa setidaknya terdapat penambahan 130 kasus yang terkonfirmasi pada orang tanpa gejala. Sebelumnya terdapat 36 kasus baru, yang tidak lain adalah para pendatang dari luar negeri (imported case). Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 di China menjadi 81.554 orang.

Mengapa laki-laki lebih rentan terhadap virus corona?
Ilustrasi (Foto: Honest Docs)

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah China memutuskan untuk melakukan screeningdan tracingyang lebih luas terhadap penderita tanpa gejala dan siapa pun yang berhubungan dengan mereka. Kembali warga China merasa khawatir mengenai adanya lonjakan pasien Covid-19 tanpa gejala. Komisi Kesehatan China, pada Selasa (31/3) lalu, mencatat bahwa sebanyak 1.367 orang terinfeksi virus Corona, tapi tidak menunjukkan adanya gejala.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry