Sedang Viral! Sekeluarga di Asahan Idap Sindrom Treacher Collins; Apakah Itu?

Sedang Viral! Sekeluarga di Asahan Idap Sindrom Treacher Collins; Apakah Itu?
Surya dan kedua saudaranya (Foto: TikTok)

Sebuah keluarga di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sedang menjadi buah bibir warganet berkat sebuah video yang viral melalui TikTok. Dalam video itu, tiga orang bersaudara itu sedang menari. Dua perempuan dan satu laki-laki.

Video itu diunggah kurang dari seminggu yang lalu. Segera setelah diunggah melalui akun @suryamanurun9, video itu langsung ditonton ribuan pengguna TikTok. Hingga Selasa (1/6) lalu, video itu sudah ditonton lebih dari 26 juta kali dalam waktu tiga hari.

“Itu video pertama yang bertiga. Kami iseng saja. Besoknya saya lihat yang nonton sudah puluhan ribu. Jadi viral,” kata Syarif Ali Surya Manurung (27 tahun), pemilik akun @suryamanurun9, seperti dikutip YUKK dari detikcom.

Sedang Viral! Sekeluarga di Asahan Idap Sindrom Treacher Collins; Apakah Itu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Video pertama Surya dan kedua saudaranya itu memang langsung viral. Jumlah follower-nya pun terus bertambah hingga ratusan ribu akun.Gara-gara itu, Surya sampai tidak bisa tidur. Dia dan saudaranya kemudian mengunggah beberapa video lagi.

“Sampai enggak bisa tidur. Malam itu, terus liat Hp. Dalam hitungan menit saja, sudah seribuan orang yang likedan followakunnya,” sambung lelaki yang bekerja sebagai kuli bangunan dan menjadi tulang punggung keluarga itu.

Video itu menarik perhatian para warganet tidak hanya karena goyangan Surya dan kedua saudaranya, tetapi juga karena kelainan bentuk wajah mereka. Mereka diketahui mengidap Treacher Collins Syndrome. Nama lainnya adalah mandibulofacial dysostosis (MFD1), zygoauromandibular dysplasia, dan sindrom Franceschetti-Zwahlen-Klein.

Sedang Viral! Sekeluarga di Asahan Idap Sindrom Treacher Collins; Apakah Itu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Apa itu Treacher Collins Syndrome(TCS)? TCS adalah sebuah kelainan genetik yang menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang dan jaringan pada wajah. Anak yang lahir dengan sindrom ini bisa mengalami beragam gejala. Mulai dari rambut alis yang tumbuh lebih sedikit, pertumbuhan telinga yang tidak sempurna atau tidak ada, sampai rahang, dan dagu yang tumbuh lebih kecil.

 TCS, seperti dikutip dari Web MD, mempengaruhi sekitar 1 dari setiap 50 ribu bayi yang lahir. TCS memang selalu bersifat genetic, tetapi biasanya tidak diwariskan.Tidak bisa diobati, tetapi bisa dilakukan operasi untuk mengatasinya.

Ciri-ciri fisik pengidap TCS cukup bervariasi. Pada beberapa orang, kondisinya cukup ringan. Namun, ada pula yang mengalami kondisi parah. Berikut tanda-tandanya:

  • Wajah datar, cekung, atau terlihat sedang sedih
  • Tulang pipi terlalu kecil
  • Mata yang miring ke bawah
  • Jaringan kelopak mata hilang
  • Takik di kelopak mata bawah
  • Celah langit-langit (lubang di langit-langit mulut)
  • Jalan napas tidak normal
  • Rahang atas dan bawah kecil
  • Telinga yang tidak berbentuk atau hilang
  • Pertumbuhan kulit di depan telinga
Sedang Viral! Sekeluarga di Asahan Idap Sindrom Treacher Collins; Apakah Itu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Dalam beberapa kasus, kondisi fisik seperti ini dapat membuat pengidapnya sulit bernapas, tidur, makan, dan mendengar. Bisa juga muncul masalah pada gigi dan mata kering yang pada gilirannya menyebabkan infeksi. Dan para pengidap sindrom ini kerap diterpa masalah hubungan sosial.

“Kalau di-bully, pasti sering, tapi enggak pernah masuk ke hati. Kami jadikan semangat dan motivasi saja. Mungkin mereka belum kenal dengan kita,” kata Surya.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry