Profesor Oxford: Akan Muncul Wabah Virus seperti Corona

News | 1 September 2020
Profesor Oxford: Akan Muncul Wabah Virus seperti Corona
Ilustrasi virus (Foto: Freepik)

Wabah Covid-19 belum berakhir. Jumlah kasus Covid-19 secara global terus bertambah. Hingga Selasa (1/9) malam, seperti dikutip YUKK dari Worldometer, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia sudah mencapai 25.695.457 kasus. Sebanyak 855.968 orang di antaranya meninggal dunia. Dan yang sembuh mencapai 17.995.272 orang.

Belum juga berakhir wabah ini, ilmuwan sudah memperkirakan bahwa virus baru dengan efek mematikan seperti virus Corona akan muncul.

Profesor Oxford: Akan Muncul Wabah Virus seperti Corona
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Karena hal-hal yang terjadi di dunia saat ini, kemungkinan besar akan muncul infeksi zoonosis yang bisa menjadi wabah pada masa depan,” kata Sarah Gilbert, seorang profesor dari Universitas Oxford yang memimpin penelitian vaksin virus Corona, seperti dikutip dari The Independent.

Wabah seperti Covid-19 ini muncul semata-mata karena akibat dari gaya hidup manusia modern.

Profesor Oxford: Akan Muncul Wabah Virus seperti Corona
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Kepadatan populasi yang lebih besar, perjalanan yang lebih banyak, dan penggundulan hutan mungkin membuat wabah ini menjadi lebih besar dan kemudian akan menyebar,” katanya.

Hingga saat ini, asal-usul virus Corona masih menjadi misteri. Sebagian besar ilmuwan percaya bahwa virus ini ada pada kelelawar dan kemudian menular ke manusia melalui hewan lainnya. Selain Covid-19, beberapa penyakit yang juga berasal dari hewan adalah SARS, Ebola, dan virus West Nile.

Profesor Oxford: Akan Muncul Wabah Virus seperti Corona
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sekitar satu miliar kasus penyakit dan jutaan kematian yang terjadi setiap tahun disebabkan oleh penyakit zoonosis. Sementara itu, sekitar 60% penyakit menular baru yang dilaporkan secara global sudah berpindah dari hewan ke manusia. Prof Gilbert sendiri yakin bahwa akan muncul wabah jenis influenza lain yang kuat pada masa mendatang seperti yang pernah terjadi selama 2017-2018 di Amerika Serikat. Ketika itu, influenza menewaskan sekitar 80.000 orang pada sepanjang musim dingin pada tahun 2017-2018 dan menjadi wabah yang paling mematikan.

“Akan ada pandemi flu lain pada masa depan. Ini akan muncul lagi, (tetapi) kami tidak tahu subtipe flu apa itu. Saya sedang mengerjakan vaksin flu universal yang akan bekerja melawan semua jenis flu seperti H1N1, H3N3, (atau) H7N7,” jelasnya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry