Apa Itu E-Money? Pengertian, Manfaat dan Keuntungan

Apa itu E-Money

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sepanjang bulan Agustus 2023, nilai transaksi belanja menggunakan uang elektronik atau e-money secara nasional mencapai Rp38,5 triliun. Nilai ini tumbuh 1,9% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Jika dibandingkan dengan nilai transaksi yang sama pada Agustus 2018, nilai transaksi dengan e-money pada Agustus 2023 sudah meningkat lebih dari 880%. Bahkan jumlah kartu atau alat pembayaran digital di Indonesia pun mengalami perkembangan lebih dari 120 juta unit daripada periode sebelumnya. 

Dengan pertumbuhan yang sangat pesat, e-money memiliki potensi bagi pertumbuhan bisnis di Indonesia. Banyaknya konsumen yang lebih memiliki melakukan transaksi cashless dibandingkan dengan tunai. Itulah mengapa Anda harus mulai menyediakan metode pembayaran e-money jika ingin bisnis semakin maju.

Baca juga: Apa Itu E-Wallet? Definisi, Manfaat, dan Cara Kerjanya

Apa itu E-Money

Apa Itu E-Money?

Dikutip dari Bank Indonesia, e-money atau uang elektronik (electronic money) didefinisikan sebagai alat pembayaran yang memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu kepada penerbit; 
  2. Nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti server atau chip;
  3. Nilai uang elektronik yang dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam undang-undang yang mengatur mengenai perbankan.

E-money ini biasanya berbentuk kartu dengan chip di dalamnya untuk transaksi, diterbitkan oleh lembaga perbankan. Di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis bank yang mengeluarkan e-money, yaitu BCA dengan Flazz, Mandiri dengan Mandiri e-Money, BNI dengan TapCash, BRI dengan Brizzi,  dan masih banyak lagi. 

Baca juga: 7 Daftar E-Wallet Paling Populer di Indonesia

Fungsi E-Money

Ada dua fungsi e-money yang dapat kamu manfaatkan dengan baik, entah itu untuk keperluan bisnis atau nonbisnis. Berikut ini adalah penjelasan untuk masing-masing fungsi uang digital.

1. Pembayaran belanja

E-money saat ini telah menjadi alternatif pembayaran yang lumayan populer di berbagai toko ritel dan swalayan. Dengan kemudahan fitur tap card, pengguna dapat melakukan transaksi hanya dengan menempelkan kartu e-money pada mesin EDC yang tersedia. Dengan kepraktisan ini, pengguna tidak perlu kerepotan untuk mencari uang pas atau menyimpan uang kembalian.

2. Biaya transportasi umum dan biaya tol

Untuk menghindari panjangnya antrean, penyedia transportasi umum dan penyedia jalan bebas hambatan (jalan tol) telah menggunakan sistem pembayaran dengan e-money, sehingga pengguna hanya perlu menempelkan kartu yang telah terisi saldonya untuk melakukan transaksi.

Apa itu E-Money

Kelebihan dan Kekurangan E-Money

Sebagai salah satu metode pembayaran yang sering digunakan, e-money punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan e-money

1. Hemat waktu transaksi

Melakukan transaksi dengan e-money sering kali lebih cepat dibandingkan dengan metode pembayaran tunai. Hal ini disebabkan Anda tidak perlu menyediakan uang pas atau menunggu kembalian dari kasir. Ini tentunya sangat berguna ketika Anda berbelanja di tempat yang ramai dengan antrean panjang, seperti pusat perbelanjaan atau stasiun kereta. 

2. Mengurangi kebutuhan membawa uang

Dengan menggunakan e-money Anda tidak perlu lagi membawa banyak uang tunai. Sehingga Anda tidak akan memiliki risiko kehilangan uang atau korban kejahatan seperti pencopetan. 

3. Praktis dan hemat tempat

Anda tidak perlu membawa uang tunai. Anda cukup menggunakan satu kartu. Dengan demikian, Anda tidak memerlukan ruang penyimpanan yang besar (dompet). Kartu e-money lebih ringkas dan menghemat tempat. 

4. Kartu hilang, saldo juga hilang

Salah satu kelemahan utama e-money adalah risiko kehilangan kartu. Saat kartu Anda hilang, saldo yang tersimpan di dalamnya pun akan ikut hilang dan tidak dapat diakses lagi. 

Apa itu E-Money

Beberapa Lembaga Penyedia Kartu E-Money

Seiring dengan meningkatnya pengguna e-money, beberapa bank mulai berlomba untuk menyediakan kartu e-money dengan berbagai warna yang menarik. Berikut ini beberapa bank penyedia e-money:

1. Bank BCA dengan Flazz

BCA sebagai salah satu lembaga perbankan paling banyak penggunanya menerbitkan kartu e-money dengan nama Flazz Card. Kartu ini menggunakan teknologi chip RFID untuk memudahkan dan mempercepat proses pembayaran secara nontunai.

2. Bank Mandiri dengan Mandiri e-Money

Bank Mandiri turut menerbitkan kartu e-money yang diberi nama Mandiri E-Money. Kartu ini dapat digunakan oleh nasabah maupun nonnasabah Bank Mandiri, sehingga dapat menjangkau segala kalangan.

3. Bank BNI dengan TapCash

Selanjutnya, ada Bank BNI yang menerbitkan kartu e-money dengan nama TapCash. Kartu e-money ini adalah pengganti uang tunai yang dapat diisi ulang, dapat digunakan untuk pembayaran pada merchant yang bekerja sama dengan BNI.

4. BRI dengan Brizzi

Selanjutnya, ada kartu e-money Bank BRI dengan nama Brizzi. Kartu ini dilengkapi dengan teknologi chip dan berfungsi sebagai alat pembayaran.

Apa itu E-Money

Beberapa Lembaga Penerbit Uang Elektronik

Selain dalam bentuk kartu, e-money juga ada yang berbasis digital dengan menggunakan server. E-money disimpan di dalam e-wallet. Beberapa lembaga fintech penerbit uang elektronik:

1. PT Dompet Anak Bangsa (Gopay)

Gopay, anak perusahaan PT GO-JEK Indonesia, merupakan lembaga penerbit uang elektronik. Gopay tidak hanya digunakan untuk membayar layanan Gojek, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai transaksi pembayaran, mulai dari pembelian pulsa hingga pembayaran di merchant yang bekerja sama dengan Gojek.

2. PT Visionet Internasional (OVO)

OVO adalah lembaga penerbit uang elektronik yang menawarkan berbagai fitur, seperti pembayaran transaksi sehari-hari, transfer uang antarpengguna OVO, dan bahkan investasi melalui fitur OVO Invest. Selain itu, OVO juga sering kali memberikan cashback dan promosi menarik untuk pengguna setianya.

3. PT AirPay International Indonesia (ShopeePay)

ShopeePay adalah dompet elektronik milik PT AirPay International Indonesia, anak perusahan dari Shopee yang tidak lain merupakan salah satu platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara. Selain dapat digunakan untuk berbelanja di platform Shopee, e-money yang tersimpan di dalam ShopeePay juga dapat digunakan untuk membayar tagihan, membeli pulsa, dan transfer uang.

4. PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja)

LinkAja adalah layanan penyimpanan uang elektronik yang dikembangkan oleh konsorsium beberapa bank besar di Indonesia. LinkAja menawarkan berbagai layanan, antara lain, membayar tagihan, top up pulsa, berbelanja di merchant, dan transfer antarpengguna LinkAja.

5. PT Espay Debit Indonesia Koe (DANA)

DANA merupakan layanan penyimpanan uang elektronik yang dikeluarkan oleh PT Espay Debit Indonesia Koe. Layanan ini dapat digunakan untuk membayar tagihan, membeli pulsa, dan berbelanja di merchant mitra DANA. Selain itu, DANA juga menawarkan berbagai fitur inovatif, seperti DANA Gold yang memungkinkan pengguna untuk berinvestasi dalam bentuk emas secara digital.

aplikasi yukk | 7 e-wallet paling populer

YUKK: Dompet Elektronik dengan Fitur yang Beragam

YUKK adalah dompet digital yang dikeluarkan oleh PT YUKK Kreasi Indonesia. Seperti dompet elektronik lainnya, YUKK juga menampung uang elektronik yang disebut YUKK Cash. Dompet elektronik ini memiliki banyak fitur layanan. Beberapa fitur yang dimiliki oleh YUKK adalah: 

1. Pembayaran di Merchant Mitra:

YUKK Cash dapat digunakan untuk bertransaksi di berbagai merchant mitra, seperti restoran, toko retail, bioskop, dan lainnya. Transaksi menjadi lebih mudah dan lebih cepat.

2. Transfer Uang:

Pengguna aplikasi YUKK dapat melakukan transfer uang, baik ke sesama pengguna aplikasi YUKK maupun rekening bank.

3. Transaksi Internasional:

Bank Indonesia telah bekerja sama dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura dalam menerbitkan QRIS Antarnegara untuk mewujudkan dan mendukung pembayaran yang lebih cepat dan murah. Dengan demikian, pengguna YUKK dapat  melakukan transaksi di beberapa negara di Asia seperti Malaysia, Thailand dan Singapura. Pengguna cukup melakukan scan pada QRIS Antarnegara untuk setiap transaksi yang ingin dilakukan. 

4. Fitur Keamanan:

Aplikasi YUKK menawarkan fitur keamanan, seperti verifikasi dua faktor dan keamanan biometrik untuk melindungi akun pengguna dari potensi bahaya.

5. Laporan Transaksi:

Pengguna dapat melihat riwayat transaksi dan menggunakan fitur laporan yang tersedia di aplikasi YUKK untuk memantau dan mengelola pengeluaran mereka melalui aplikasi YUKK.

Dengan berbagai fitur yang sudah disebutkan di atas, sudah saat Anda menggunakan YUKK. Fitur-fitur yang tersedia dapat mendukung Anda untuk melakukan transaksi dengan lebih mudah dan cepat. Anda dapat mengunduh aplikasi YUKK di Playstore atau App Store.

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry