Penemu Password Komputer Itu Meninggal Dunia

Penemu password komputer meninggal dunia
Fernando “Corby” Corbato (Foto: Istimewa)

Sebuah kabar duka datang dari dunia ilmu dan teknologi. Fernando “Corby” Corbato meninggal dunia pada Jumat (12/7) lalu. Penemu sistem kata sandi komputer itu meninggal pada usia 93 tahun.

Corbato meninggal dunia di sebuah panti jompo di Newburyport, Massachusetts, Amerika Serikat. Menurut Emily Corbato, pria kelahiran 1926 itu meninggal karena komplikasi diabetes. Ia meninggalkan dua orang putri dari pernikahannya dengan Emily, yaitu Carolyn Corbato Stone dan Nancy Corbato. Dari pernikahannya dengan istri pertamanya, Isabel Blandford, ia punya 2 orang anak tiri, yaitu David Gish dan Jason Gish.

Penemu password komputer meninggal dunia
(Foto: thenextweb.com)

Ilmuwan komputer legendaris itu diketahui punya dedikasi yang tinggi pada dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia membagikan ilmunya hingga akhir hayatnya. Hingga hari-hari terakhirnya, ia masih mengajar sebagai profesor emeritus di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Dilansir The New York Times, sekitar 1960-an, Corbato membuat proyek yang dikenal dengan Compatible Time-Sharing System (C.T.S.S). Sebuah terobosan penting dalam dunia komputer. Sistem itu memungkinkan sejumlah pengguna di lokasi berbeda mengakses satu komputer yang sama secara bersamaan melalui jaringan telepon.

Penemu password komputer meninggal dunia
(Foto: alchetron)

Ketika itu, Corbato merasa bahwa komputer yang tidak terpakai adalah sebuah pemborosan besar. Menurutnya, dengan sistem pembagian waktu, penggunaan komputer akan dihitung dengan hati-hati, sehingga bisa digunakan secara maksimal. Dengan pengembangan sistem C.T.S.S, ia juga mampu mengurangi waktu tunggu respons komputer dari jam ke detik, sehingga teknologi tersebut jauh lebih praktis.

Corbato lahir pada 1 Juli 1926 di Oakland, California. Ayahnya, Hermenegildo Corbato, berasal dari Villarreal, Spanyol. Mendiang ayahnya itu adalah seorang profesor sastra Spanyol. Ia kemudian mengenyam pendidikan di University of California, Los Angeles (UCLA) pada 1943.

Penemu password komputer meninggal dunia
(Foto: BBC.com)

Tujuh bulan belajar, ia langsung direkrut oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk dilatih sebagai teknisi elektronik. Ketika itu, Perang Dunia II dimulai. Angkatan Laut AS membutuhkan banyak teknisi untuk mengoperasikan peralatan canggih di kapal-kapal militer. Masa-masa itulah yang membuatnya sangat berminat belajar dan melacak kesalahan dan debugging system pada komputer.

Corbato meninggalkan Angkatan Laut AS pada 1946. Ia melanjutkan studinya di California Institute of Technology. Ia lulus pada 1950 dengan gelar sarjana fisika dan langsung melanjutkan studi pascasarjana di MIT. Pada 1990, Corbato mendapat A.M Turing Award, sebuah penghargaan dalam bidang teknologi komputer yang setara dengan Nobel Prize.

#YUKKpakeYUKK

 

 

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry