Pasien Reinfeksi Corona Sakit Lebih Parah

News | 14 October 2020
Pasien Reinfeksi Corona Sakit Lebih Parah
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Data menunjukkan bahwa ada orang yang sudah sembuh dari Covid-19 kembali terinfeksi virus Corona. Dan kasus reinfeksi virus Corona ini mendapat perhatian serius dari para ilmuwan. Teranyar adalah seorang pria berusia 25 tahun dari Nevada, Amerika Serikat.

Menurut sebuah studi kasus yang hasilnya sudah diterbikan dalam jurnal The Lancet, lelaki itu dinyatakan positif terinfeksi virus Corona pada bulan April. Ketika itu dia mengalami beberapa gejala seperti mual dan batuk. Pada awal Mei, dia sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan.

Pada akhir Mei, dia pergi ke pusat perawatan darurat dengan gejala demam, batuk, dan pusing. Pada awal Juni, dia dinyatakan positif lagi.

Pasien Reinfeksi Corona Sakit Lebih Parah
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Infeksi kedua secara gejala lebih parah daripada yang pertama,” tulis penulis penelitian seperti dikutip dari NPR.

Kasus reinfeksi pasien dari Nevada ini tercatat sebagai kasus pertama reinfeksi di Amerika Serikat. Ini juga menjadi kasus reinfeksi kelima yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Sebelumnya seorang pasien di Ekuador juga menderita Covid-19 yang lebih serius ketika kembali terinfeksi virus Corona.

Pasien Reinfeksi Corona Sakit Lebih Parah
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Ada banyak alasan mengapa seseorang menjadi lebih sakit untuk kedua kalinya. Mereka mungkin telah terpapar virus pada tingkat yang jauh lebih tinggi untuk kedua kalinya,” jelas Akiko Iwasaki, seorang profesor imunobiologi di Universitas Yale yang tidak terlibat dalam penelitian di Nevada ini.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry