Mengapa Banyak Selebritas Korea Bunuh Diri?

Mengapa banyak selebritas Korea Selatan bunuh diri?
Jonghyun (Foto: google)

Dunia hiburan Korea Selatan kehilangan seorang talenta. Kim Jonghyun, vokalis utama SHINee, meninggal dunia Senin (18/12) lalu di apartemennya. Menurut polisi, ia meninggal dunia karena menghirup karbon monoksida.

Tidak bisa disangkal bahwa aksi bunuh diri Jonghyun memperlihatkan sisi kelam dari popularitas dan dunia hiburan Korea Selatan. Jonghyun menambah panjang daftar selebritas Korea yang bunuh diri. Sebelumnya ada Lee Eun-joo, U Nee, Jeong Da-bin, Ahn Jae-hwan, Choi Jin-sil, Choi Jin-young, dan Park Yong-ha.

Mengapa banyak selebritas Korea Selatan bunuh diri?
Choi Jin-sil bunuh diri pada tahun 2008 (Foto: google)

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa Jonghyun dan beberapa selebritas Korea Selatan itu lebih cenderung mengakhiri hidup dengan cara tragis? Belum ada jawaban yang pasti. Juga belum ada penelitian yang akurat tentang masalah itu. Namun, Chosun, sebuah media di Korea Selatan, melihat bahwa ada kecenderungan besar dalam lingkunga selebritas Korea untuk bunuh diri ketika menghadapi tekanan. Lebih besar daripada selebritas di negara lain seperti di Jepang, Amerika, atau bahkan Eropa.

Sejauh ini, data menunjukkan bahwa Korea menjadi negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi di dunia. Data dari Organization for Economic Cooperation and Development pada tahun 2015 lalu menunjukkan hal itu. Dari 100.000 orang, 29,1% orang di antaranya melakukan bunuh diri.

“Orang Korea cenderung membentuk identitas diri mereka melalui bagaimana mereka diterima orang lain. Mereka bisa menyerah dan membuat pilihan drastis saat merasa tidak dapat lagi menunjukkan sisi terbaiknya kepada orang lain. Dan kecenderungan itu lebih kuat di kalangan selebritas, yang mata pencahariannya bergantung pada popularitas mereka,” kata Hwang Sang-min, seorang psikolog di Universitas Yonsei, seperti dilansir dari viva.co.id.

Mengapa banyak selebritas Korea Selatan bunuh diri?
Lee eun-joo bunuh diri pada tahun 2005 (Foto: google)

Di Korea, program pembimbingan atau pembinaan kondisi mental masih sangat kurang. Hal ini disinyalir ikut menjadi faktor penyebab mengapa para selebritas bunuh diri. Tambahan lagi, gengsi atau usaha untuk menjaga citra yang tinggi membuat selebritas tidak mau mencari konseling. Hal seperti itu masih dianggap tabu. Tidak seperti di Amerika dan Jepang di mana agensi membayar penasihat profesional untuk memeriksa kehatan psikologis para selebritas mereka.

Salah satu sumber tekanan yang menjadi masalah selebritas Korea adalah internet. Dalam dunia maya itu, kehidupan pribadi mereka menjadi sasaran empuk gosip atau komentar pedas.

“Fakta bahwa Korea adalah salah satu negara yang populer di dunia adalah sumber tekanan yang luar biasa bagi selebritas Korea,” kata Kang Tae-kyu, direktur agensi Music Farm.

Mengapa banyak selebritas Korea Selatan bunuh diri?
Park Young-ha bunuh diri pada tahun 2010 (Foto: google)

Aksi bunuh diri para selebritas ini mempengaruhi banyak orang lainnya. Mereka meniru apa yang dilakukan oleh para pesohor itu ketika menghadapi tekanan yang begitu besar.

“Ketika orang-orang terkenal melakukan bunuh diri, orang-orang yang biasa memandang mereka merasa tidak memiliki alasan untuk hidup, sehingga mereka menganggap lebih baik memutuskan bunuh diri. Pemikiran seperti itu menyebar dan benar-benar menaikkan tingkat bunuh diri,” jelas Oh Kang-seob, seorang psikiater di Rumah Sakit Samsung Kangbuk.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry