Mau Tingkatkan Sisi Romantismu? Rajinlah Berjemur!

Mau Tingkatkan Sisi Romantismu? Rajinlah Berjemur!
Ilustrasi pasangan berjemur (Foto: gcu.edu)

Tubuh membutuhkan sinar ultraviolet untuk memproduksi vitamin D. Vitamin ini akan meningkatkan kekuatan tulang dan gigi dan membantu proses penyerapan kalsium dalam tubuh. Oleh karena itulah, orang disarankan untuk berjemur pada pagi hari sekitar pukul 9.

Ternyata tidak hanya itu manfaat dari sinar ultraviolet. Belum lama ini, para ilmuwan dari Israel melakukan penelitian tentang sejauh mana efek sinar ultraviolet pada tubuh manusia. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa paparan ultraviolet (UV) dari sinar matahari dapat meningkatkan hasrat romantis manusia. Pasalnya sinar matahari mempengaruhi sistem endokrin yang bertanggung jawab dalam pelepasan hormon seksual.

Mau Tingkatkan Sisi Romantismu? Rajinlah Berjemur!
Ilustrasi sinar ultraviolet (Foto: iStock)

Dua orang mahasiswa doktoral bernama Roma Parikh dan Aschar Sorek dari laboratorium Profesor Carmit Levy di Jurusan Genetik Molekular Manusia dan Biokimia, Fakultas Farmasi, Universitas Tel Aviv, memimpin penelitian ini. Pada tahap pertama, seperti dikutip YUKK dari technologynetworks.com, para ilmuwan melakukan penelitian terhadap hewan. Yang betina dan jantan dijemur di bawah sinar matahari (ultraviolet B) selama beberapa saat. Hasilnya adalah terjadi peningkatan hormon yang signifikan pada betina, ovarium menjadi lebih besar, dan musim kawin menjadi lebih panjang. Jantan dan betina pun jadi lebih tertarik satu sama lain dan lebih berkeinginan untuk kawin.

Setelah melakukan 2 kali percobaan pada hewan, para ilmuwan lalu melakukan penelitian terhadap manusia. Sebanyak 32 orang perempuan dan laki-laki diminta berjemur agar terpapar sinar ultraviolet B. Hasilnya adalah hasrat romantis ketigapuluh dua orang itu meningkat. Bahkan yang laki-laki lebih agresif.

Mau Tingkatkan Sisi Romantismu? Rajinlah Berjemur!
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Penelitian kembali dilakukan. Kali ini, ketigapuluh dua orang itu diminta untuk menghindari paparan sinar matahari selama 2 hari. Pada hari ketiga, mereka dijemur selama 25 menit. Hasil tes darah menunjukkan bahwa paparan sinar matahari meningkatkan kadar hormon testosteron pada laki-laki.

Hasil penelitian ini didukung juga dengan data dari perusahaan asuransi kesehatan, Clalit dan Maccabi, tentang peningkatan hormon testosteron pada pria selama musim panas.

“Sebagai manusia, kita tidak memiliki bulu dan kulit kita terpapar langsung oleh matahari. Ini adalah permulaan bagi kita untuk memahami apa yang paparan [sinar matahari] ini sebabkan pada kita. Dan kuncinya mungkin berperan pada proses fisiologis dan perilaku kita,” kata Prof. Levy.

Mau Tingkatkan Sisi Romantismu? Rajinlah Berjemur!
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Memang masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Namun, hasil penelitian ini mungkin akan berguna sebagai pengobatan untuk kelainan hormon seksual dan penelitian lanjutan tentang pengaruh sinar matahari terhadap perilaku dan psikologi manusia.

“Sudah lama diketahui bahwa radiasi ultraviolet dari sinar matahari meningkatkan level hormon testosteron pada laki-laki. Dan kita juga tahu bahwa sinar matahari memainkan peranan penting dalam baik regulasi perilaku, maupun hormon seksualitas. Namun, mekanisme yang bertanggung jawab terhadap regulasi itu tetap tidak diketahui. Penelitian kami memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme ini,” terang Prof. Levy seperti dikutip YUKK dari israel21c.org.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry