Makan Apel dengan Kulitnya? Atau Dikupas Terlebih Dahulu?

Makan Apel dengan Kulitnya? Atau Dikupas Terlebih Dahulu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Perhatikan orang yang sedang makan apel atau yang hendak makan apel. Apakah dia makan apel tanpa mengupas kulitnya terlebih dahulu? Ataukah dia kupas kulitnya baru makan dagingnya?

Ada orang yang memilih cara yang pertama. Mereka makan apel dengan kulitnya. Mencuci apel dengan air bersih sudah lebih dari cukup. Kulitnya tidak perlu dikupas. Menurut mereka, ada banyak nutrisi di dalam kulit apel. Jadi, mengupas kulitnya sama dengan membuang nutrisinya.

Ada orang yang memilih cara yang kedua. Sebelum dimakan, kulit apel harus dicuci dan dikupas terlebih dahulu. Alasan mereka adalah ada lapisan lilin pada kulit apel.

Makan Apel dengan Kulitnya? Atau Dikupas Terlebih Dahulu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Pertanyaannya adalah yang mana yang lebih baik? Dikupas terlebih dahulu? Atau tidak perlu dikupas?

Desty Ervira Puspaningtyas, S.Gz, dalam bukunya yang berjudul The Miracle of Fruits (2013), (mengatakan bahwa lebih baik makan apel dengan kulitnya. Mengapa? Karena kandungan antioksidan yang bisa diperloleh dari apel akan lebih banyak dibanding hanya memakan daging buahnya.

Seperti yang sudah diketahui, apel mengandung banyak nutrisi. Salah satunya adalah karoten yang memiliki aktivitas sebagai vitamin A dan antioksidan. Zat gizi ini dapat menangkal serangan radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif, termasuk di dalamnya kanker dan diabetes.

Makan Apel dengan Kulitnya? Atau Dikupas Terlebih Dahulu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Reiza Farandika Kurniawan, S.Ked, dalam bukunya yang berjudul Buah Apel & Kulitnya (2014), juga menyarankan hal yang sama. Lebih baik makan apel dengan kulitnya daripada hanya makan dagingnya. Mengapa? Karena kulit apel mengandung banyak nutrisi.

Mineral adalah salah satu nutrisi yang terkandung di dalam kulit apel. Di situ ada kalsium, kalium, dan fosfor. Kalsium dan fosfor bermanfaat untuk menguatkan tulang dan gigi. Dan kalium bermanfaat untuk mendukung sel, jantung, dan fungsi pencernaan.

Di dalam kulit apel juga ada vitamin A dalam jumlah yang banyak dan vitamin C. Manfaat vitamin A adalah menjaga kesehatan mata dan meningkatkan pertumbuhan sel. Dan vitamin C mendukung sistem kekebalan tubuh.

Makan Apel dengan Kulitnya? Atau Dikupas Terlebih Dahulu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Kandungan lainnya di dalam kulit apel adalah antioksidan. Ada flavonoid dan asam fenolat yang membantu tubuh melawan kerusakan sel. Ada juga serat larut dan tidak larut yang punya banyak manfaat seperti menurunkan kadar kolesterol dan memperlancar proses pencernaan.

Jika harus makan apel bersama kulitnya, lalu bagaimana dengan lilin yang melapisi permukaan kulit apel? Apakah lilin akan hilang hanya dengan mencucinya di bawah air yang mengalir?

Kulit apel memang dilapisi dengan lilin. Tujuannya adalah agar buah apel tetap segar sejak dipetik hingga dijual di toko buah atau dipasar. Lilin akan mencegah masuknya oksigen ke dalam daging buah apel, sehingga menghambat proses pemasakan buah menjadi terlalu matang.

Makan Apel dengan Kulitnya? Atau Dikupas Terlebih Dahulu?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengatakan bahwa lilin pada apel termasuk dalam bahan tambahan pangan pelapis. Penggunannya sudah diatur berdasarkan Peraturan Kepala BPOM No. 12 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Bahan Tambahan Pangan Pelapis. Selama tidak berlebihan dan tidak mempengaruhi bau dan rasa, menurut Ardiansyah, Sekretaris Jenderal Perhimpulan Ahli Teknologi Pangan Indonesia, seperti dikutip YUKK dari tempo.co, lilin masih aman dikonsumsi.

Jika kamu masih khawatir akan lilin pelapis ini, ada cara mudah untuk menghilangkan lilin dari permukaan kulit apel. Berikut caranya:

  • Celupkan apel ke dalam air hangat agar lapisan lilinnya mencair
  • Setelah itu, gosok apel hingga bersih
  • Lalu cuci apel yang sudah dibersihkan itu dengan air bersih

 

#YUKKpakeYUKK

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry