Liam Gallagher Akan Kembali ke Jakarta dengan Champagne Supernova

Liam Gallagher gelar konser di Jakarta
(Foto: bintang.com)

Kerinduan para penggemar Oasis di Indonesia akhirnya terpenuhi. Liam Gallagher, mantan vokalis dari band yang dibentuk pada tahun 1991 itu, benar-benar datang. Ia menyuguhkan sebuah konser yang intim di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Minggu (14/1) malam lalu.

Konser bertajuk Liam Gallagher of Oasis-World Tour 2018 itu sedianya digelar pada Agustus tahun lalu. Lantaran bentroknya jadwal konser itu dengan konser lainnya, Liam membatalkannya. Baru pada awal tahun ini ia bisa menghibur para penggemarnya di Jakarta.

Liam Gallagher gelar konser di Jakarta
(Foto: Official Konserl Liam Gallagher Jakarta)

Liam membuka konsernya dengan lagu Rock N Roll Star pada pukul 21.00 WIB.  Sekalipun jadwal konser itu molor sekitar sejam daripada yang ditentukan sebelumnya, ribuan penggemar Oasis yang memenuhi Ecovention Ancol tetap bersemangat ketika mendengar tabuhan drum dan raungan distorsi gitar. Mereka histeris ketika adik dari Noel Gallagher itu muncul di atas panggung.

“Terima kasih banyak. Ini baru pertama kali (di Indonesia),” kata lelaki berusia 46 tahun itu pada sela lagu pertama. Ia tampil santai dengan jaket parka berwarna hitam. Ia memang selalu tampil dengan jaket itu.

Malam itu, ia membawakan sebagian besar lagu Oasis. Setelah lagu yang diambil dari album Definitely Maybe, debut album studio yang dirilis pada tahun 1994, itu, Liam menyanyikan lagu Morning Glory dan Greedy Soul. Lagu yang disebut terakhir itu adalah lagu pertama dari album solonya, As You Were, yang ia bawakan dalam konser ini. “Terima kasih banyak,” teriaknya ketika melihat antusiasme para penggemarnya.

Liam Gallagher gelar konser di Jakarta
(Foto: kompas.com)

Antusiasme para penggemar Oasis semakin tinggi ketika ia menyanyikan lagu Wall of Glass dan lagu-lagu yang diambil dari album As You Were-nya, yaitu Paper Crown, Bold, dan For What It’s Worth. Mereka bahkan ikut bernyanyi bersamanya. Dan Liam terlihat begitu semringah. Memang konser seperti inilah yang sangat ia harapkan.

Tidak hanya lagu dari Oasis dan dari album solonya yang ia bawakan, tetapi juga dari Beady Eye. Band itu ia bentuk bersama para personel Oasis lainnya pada tahun 2009 lalu tidak lama setelah Oasis bubar. Ada dua album studio yang mereka rilis, yaitu Different Gear, Still Speeding (2011) dan BE (2013).  Dan lagu dari Beady Eye yang ia bawakan malam itu adalah Soul Love dari album BE.

Some Might Say yang diambil dari album (What’s Story) Morning Glory, album kedua Oasis yang dirilis pada Oktober 1995 silam, kembali memanaskan atmosfer Ecovention Ancol. Para penggemar kembali ikut bernyanyi dan bergoyang. Apalagi ketika Liam menyanyikan lagu Slide Away yang diambil dari album Definitely Maybe.

Liam Gallagher gelar konser di Jakarta
(Foto: tempo.co)

Nostalgia dengan Oasis itu kembali ia putus dengan dua lagu dari album solonya, yaitu Come Back to Me dan You Better Run.  Kedua lagu itu pun disambut sama antusiasnya dengan ketika ia menyanyikan lagu-lagu Oasis. Setelah kedua lagu itu baru ia mengajak para penggemarnya kembali kepada Oasis dengan lagu Be Here Now.

 “Lagu ini bercerita mengenai kehidupan, hidup selamanya. Semoga kalian suka dan mau bernyanyi bersama saya,” katanya sebelum menyanyikan lagu Live Forever. Lagu itu dibawakan secara akustik. Seketika suasana berubah hangat. Sedikit lebih melankolis.

Setelah lagu yang mulai ditulis Noel Gallagher pada tahun 1991 itu, lampu padam. Panggung gelap. Lalu mulai terdengar nyanyian dari bagian refrain lagu Champagne Supernova. Bukan teriakan “lagi” atau “we want more” seperti yang biasa dilakukan para penonton untuk memanggil kembali idola mereka ke atas panggung.

Liam Gallagher gelar konser di Jakarta
(Foto; Official Konser Liam Gallagher Jakarta)

“…Someday you will find me, caught beneath the landslide, in a champagne supernova in the sky.” Demikian potongan lagu Champagne Supernova yang dinyanyikan para penggemar Oasis.  Sebuah nyanyian yang berhasil memanggil Liam kembali ke atas panggung.

“Mohon maaf, kami tidak akan membawakan Champagne Supernova malam ini, tapi lain waktu ketika kami kembali ke Jakarta, kami akan membawakan Champagne Supernova,” katanya di depan para penggemar Oasis yang semringah.

Liam menutup konser malam itu dengan Cigarettes and Alcohol dan   Wonderwall. Sebuah penutup yang indah karena Wonderwall dibawakan secara akustik. Lagi dan lagi para penggemar Oasis yang ingin menyaksikan penampilan Liam sejak sore itu ikut bernyanyi. Sekali lagi Ecovention Ancol bergemuruh.

 

#YUKKpakeYUKK

 

 

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry