Lansia Berusia 100 Tahun Ini Diadili Atas Kejahatan Nazi

News | 7 October 2021

 

Lansia Berusia 100 Tahun Ini Diadili Atas Kejahatan Nazi
Kamp Sachsenhausen di Oranienburg, utara Berlin (Foto: Wikipedia)

Dalam beberapa tahun belakangan ini, Jerman gencar memburu anggota tentara Nazi yang terlibat dalam pembantaian orang Yahudi pada era Perang Dunia II. Mereka diadili dan dijatuhi hukuman penjara. Sebuah usaha yang tidak mudah karena banyak saksi sudah meninggal dunia dan barang bukti tidak bisa ditemukan lagi.

Pada 2013 lalu, misalnya, muncul berbagai plakat besar di kota-kota besar seperti Berlin, Hamburg, dan Koeln. Dengan slogan “Lambat, tapi belum terlambat”, Simon Wiesenthal Center menggelar aksi memburu mantan tentara Nazi. Untuk setiap petunjuk konkret, seperti dikutip YUKK dari Deutsche Welle, akan diganjar dengan imbalan hingga 25.000 euro.

Lansia Berusia 100 Tahun Ini Diadili Atas Kejahatan Nazi
Salah satu sudut kamp (Foto: kamaldiegrosse.wordpress.com).

Pada Oktober 2021 ini, kembali pengadilan Jerman mengadili salah seorang mantan penjaga kamp konsentrasi Nazi. Namanya Josef S. Lansia berusia 100 tahun ini diadili pada Kamis (7/10) ini atas dakwaan keterlibatan dalam pembunuhan massal.

Sejauh ini, dia tercatat sebagai orang tertua yang diadili karena kejahatan pada era Nazi di Jerman. Dia dituduh “secara sadar dan sukarela” membantu pembunuhan 3.518 orang tahanan di kamp Sachsenhausen di Oranienburg, utara Berlin, antara tahun 1942 dan 1945. Beberapa tuduhan atasnya, seperti dikutip dari kantor berita AFP, adalah membantu dan bersekongkol dengan “eksekusi oleh regu tembak tahanan perang Uni Soviet pada tahun 1942” dan pembunuhan para tahanan “menggunakan gas beracun Zyklon B”.

Lansia Berusia 100 Tahun Ini Diadili Atas Kejahatan Nazi
Josef S (Foto: AFP)

Kasus ini muncul seminggu setelah seorang lansia perempuan berusia 96 tahun, yang bekerja sebagai sekretaris di kamp Nazi, melarikan diri sebelum persidangan dimulai. Namun, lansia itu ditangkap kembali beberapa jam kemudian. Dia juga didakwa terlibat dalam pembunuhan massal di kamp konsentrasi Nazi.

Sejarah mencatat bahwa penjaga SS Nazi menahan lebih dari 200.000 orang di Kamp Sachsenhausen antara tahun 1936 dan 1945. Termasuk di dalamnya orang Yahudi, Roma, penentang rezim, dan gay. Menurut Sachsenhausen Memorial and Museum, puluhan ribu tahanan meninggal akibat kerja paksa, pembunuhan, eksperimen medis, dan kelaparan atau penyakit sebelum kamp tersebut dibebaskan oleh pasukan Uni Soviet.

Lansia Berusia 100 Tahun Ini Diadili Atas Kejahatan Nazi
Leon Schwarzbaum, penyintas Holocaust, menghadiri sidang Josef S (Foto: AFP)

Stefan Waterkamp, pengacara Josef S., mengatakan bahwa kliennya “tetap diam” menanggapi tuduhan terhadapnya. Jika terbukti bersalah, dia bisa dipenjara selama beberapa tahun. Namun, Waterkamp mengatakan bahwa hukuman dalam kasus semacam itu “kebanyakan hanya simbolis” mengingat para terdakwa telah mencapai akhir hidup mereka.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry