Karantina Baru di Panama Selama Wabah Covid-19: Pria dan Wanita tidak Boleh Keluar Bersama

News | 31 March 2020
Karantina Baru dari Panama: Pria dan Wanita tidak Boleh Keluar Bersama
Warga Panama (Foto: EPA-EFE)

Pada 10 Maret lalu, Panama mengonfirmasi kasus Covid-19 pertama di negara itu. Hingga hari ini, Selasa (31/3), seperti dikutip YUKK dari laman Worldometers, Panama mencatat 1.075 kasus Covid-19. Dari jumlah itu, 43 orang di antaranya berada dalam perawatan intensif dan 27 orang meninggal dunia.

Untuk melawan wabah ini, Senin (30/3) lalu, pemerintah Panama mengambil kebijakan untuk melakukan karantina. Namun, karantina yang diambil ini tidak sama dengan karantina pada umumnya. Karantina yang diambil Panama adalah memberikan jadwal keluar rumah pada hari yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan.

Karantina Baru dari Panama: Pria dan Wanita tidak Boleh Keluar Bersama
Jumlah kasus Covid-19 di Panama terus bertambah (Foto: Istimewa)

Mulai Rabu (1/4) ini, setiap orang hanya boleh keluar dari rumah selama 2 jam. Laki-laki hanya boleh keluar dari rumah pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara perempuan keluar dari rumah pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Pada hari Minggu, tidak ada satu orang pun yang diizinkan keluar dari rumah.

Warga diizinkan keluar dari rumah untuk melakukan kegiatan pokok, termasuk di antaranya berbelanja di supermarket atau apotek. Peraturan ini, seperti dilansir AFP, berlangsung selama 15 hari.

Karantina Baru dari Panama: Pria dan Wanita tidak Boleh Keluar Bersama
Pemerintah melakukan karantina karena jumlah kasus Covid-19 terus bertambah (Foto: Istimewa)

“Karantina ini tidak lain adalah untuk menyelamatkan hidup Anda,” kata Juan Pino, Menteri Keamanan, dalam konferensi pers seperti dikutip dari AFP.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry