Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar

News | 24 November 2021
Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar
Ilustrasi (Foto: Crello)

Pada tahun 2009 lalu, Damien Hirst mendesain sebuah sepeda yang unik. Dia membekukan kupu-kupu dan menempelkannya pada frame. Sepeda yang kemudian disebut Trek Butterfly Madone itu diproduksi oleh Trek untuk Lance Armstrong. Sepeda itu disebut sebagai sepeda paling mahal di dunia. Harganya mencapai Rp7,2 miliar, setara dengan harga sebuah Lamborghini Aventador.

Beberapa tahun kemudian, rekor itu dipatahkan oleh Hugh Power. Pemilik House of Solid Gold di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, itu membuat sebuah sepeda gunung termahal di dunia. Sepeda itu diberi nama Beverly Hills Edition 24K Gold Extreme Mountain Bike. Lebih dikenal dengan nama Gold Fat Bike.

Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar
Lance Armstrong (Foto: Istimewa)

Sepeda ini sebenarnya mulai diperkenalkan pada akhir 2013 dan populer hingga tahun 2015. Disebut sebagai sebuah perhiasan yang sangat besar. Dan sepeda ini dibuat hanya 13 buah.

Mengapa sepeda ini disebut sebagai sebuah perhiasan besar? Karena sepeda ini terbuat dari emas. Mulai dari roda hingga engkol, pedal, dan rotor. Semuanya dilapisi dengan emas murni 24 karat dan bersertifikat.

Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar
Gold Fat Bike (Foto: VIA autoevolution.com)

Selain emas, Power juga menggunakan material premium.  Misalnya, kulit buaya di jok, kulit ikan pari di tempat botol air, dan aksen kulit merah Italia yang halus di pelek. Dia juga menciptakan logo House of Solid Gold untuk sepeda dari 600 berlian hitam (berat total 6,0 karat), dan 500 safir emas (total 4,5 karat). Dan di bagian belakang headtube ada potongan emas 24 karat dengan tanda tangan sang seniman.

Power diketahui mendengar masukan dari dari pendiri Alaska Iditabike, Dan Bull, dan Sukeun Chun dari Veloworx untuk membuat sepeda ini. Dia membutuhkan waktu tak kurang dari 750 jam untuk membuat sepeda ini.

Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar
(Foto: VIA autoevolution.com)

Tidak hanya semua kilau emas itu, sebenarnya ada Salsa Mukluk XL 21 yang sering digambarkan sebagai fat bike dengan eksplorasi terbaik. Sepeda ini menampilkan fork Salsa Fargo, kursi Selle SMP Pro Ricamata yang disesuaikan, sprocket tipe cassette Shimano SLX, dan derrailleur XTR Shadow Plus 10-kecepatan Shimano. Crank arm dari Shimano Alivo, rem cakram bantalan Avid Ball, roda dari Surly, dan botol air dari Klean Kanteen.

Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar
(Foto: VIA autoevolution.com)

Dengan semua kemewahannya itu, tidaklah mengherankan bahwa sepeda ini adalah sepeda paling mahal didunia. Harga Gold Fat Bike ini diperkirakan mencapai US$1 juta atau setara dengan Rp14 miliar. Dan Power berjanji menyumbangkan lebih dari 80% uang yang terkumpul untuk amal. Dana yang terkumpul bakal disalurkan melalui The Way to Happiness Foundation International, sebuah organisasi nirlaba yang selama ini dikenal bekerja untuk menghentikan kerusakan moral dengan menyebarkan paham-paham dari ilmu kepercayaan scientology.

Inilah Sepeda Berlapis Emas Seharga Rp14 Miliar
(Foto: VIA autoevolution.com)

Pada 2015 lalu, Power meninggal dunia. Dia mewariskan sepeda ini kepada putranya. Menurut Pink Bike, sepeda ini muncul lagi di lelang pada akhir 2020 lalu. Sepeda itu terdaftar dengan harga Rp14 miliar. Hasil lelang akan disumbangkan kepada Institute for Education, Research, and Scholarships (IFERS) dan Personnel Efficiency Foundation (PEF).

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry