Ini Dia Mobil Muka Dua yang Menghebokan Warga Bandung

Mobil muka dua hebohkan warga Bandung
Rony Gunawan di depan mobilnya (Foto: kompas.com)

Sejak Senin (15/1) lalu, warga Bandung dihebohkan dengan kehadiran sebuah mobil di jalan raya. Mobil itu tidak sama dengan mobil pada umumnya. Mobil itu unik karena punya dua muka.

Mobil muka dua itu adalah hasil modifikasi dari 2 unit Toyota Vios versi taksi alias Limo keluaran 2012. Pemiliknya adalah Rony Gunawan, Kepala Bengkel Gemah Ripah (GR) Taxi. Ia memotong dan menggabungkan kedua unit taksi yang sudah lama tidak beroperasi itu.

Perlu diketahui bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini, seiring dengan munculnya jenis transportasi daring, bisnis taksi konvensional mulai sulit. Akibatnya, banyak perusahaan taksi konvensional yang gulung tikar. Di Jakarta, misalnya. Pada tahun 2017 lalu, dari 35 perusahaan taksi yang ada, yang masih bertahan hanya 4 perusahaan.

Mobil muka dua hebohkan warga Bandung
(Foto: kumparan.com)

Melihat banyaknya mobil taksi yang tidak lagi beroperasi itu, Rony mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu yang baru. Melakukan sesuatu yang belum dilakukan banyak orang.

“Idenya dari melamun. Bagaimana bikin dua mobil, tapi yang disatukan mukanya saja? Jadi, saya sudah punya rencana itu, tapi baru sebulan kemudian saya panggil tukang las ketok di bengkel. Tiga orang. Terus saya kasih tahu, ‘Saya ada rencana begini’,” ungkapnya seperti dilansir kompas.com.

Mobil muka dua hebohkan warga Bandung
Bagian dalam mobil (Foto: kompas.com)

Ketiga mekanik itu tidak berani menjawab tantangan itu. Mereka khawatir bahwa rencana itu bakal gagal total. Namun, Rony optimistis.

“Saya bilang, ‘Kalian rundingkan dulu. Tiga hari.’ Karena mereka enggak berani, tiga hari saya panggil lagi, terus saya bilang, ‘Kerjain’,” sambung lelaki berusia 71 tahun itu.

Proses modifikasi mobil berlangsung di bengkel Gemah Ripah di Jl. Babakan Cebereum, Bandung, Jawa Barat. Dua unit Toyota Vios dipotong dan disatukan. Namun, mesinnya tetap dua. Demikian juga transmisinya. Pelat besi ditambahkan pada sambungan sasis dan bodi. Di bagian lantai juga ditambahkan siku besi. Dan yang paling berat dilakukan adalah pengelasan karbit. Lantaran berat, pengelasan karbit itu dilakukan selama 2 bulan. Jika dihitung dengan proses pengecatan bodi mobil, maka proses modifikasi berlangsung selama 3,5 bulan.

Mobil muka dua hebohkan warga Bandung
Mobil (Foto; kompas.com)

Setelah selesai proses modifikasi itu, ia melakukan pembaruan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) masing-masing mobil. Ia mengubahnya dari pelat kuning menjadi hitam. Proses pembaruan STNK itu selesai pada 12 Januari lalu.

Tiga hari kemudian, Senin (15/1), ditemani sopir, ia membawa mobil bermuka dua itu ke rumahnya. Di sepanjang jalan, mobilnya menjadi pusat perhatian semua orang. Mereka mengangkat ponsel dan menjepret serta merekam mobilnya.

“Sebelumnya saya sudah pernah bilang ke sopir, ‘Nanti di jalan ini bisa distop polisi.’ Benar saja. Waktu ditilang, polisi juga ketawa. Bingung. Saya tunjukkan saya sudah perpanjang STNK kendaraan dua-duanya. Nomor rangka juga dua,” ceritanya.

Mobil muka dua hebohkan warga Bandung
(Foto: macantua)

Mobilnya ditilang polisi karena bodi mobil belum diubah, mobil belum diuji oleh Dinas Perhubungan, dan belum mendapatkan izin dari Polda Jawa Barat. SIM sopir yang mengemudikan mobil ditahan polisi. Sementara Rony menandatangani surat perjanjian di atas materai di Mapolsek Sukajadi yang isinya menyatakan ia tidak akan membawa mobil itu lagi di jalan raya sebelum mendapat izin uji kelayakan jalan.

“Saya enggak bayangkan ini bakal heboh. Padahal saya buat iseng saja,” katanya.

 

#YUKKpakeYUKK

 

 

 

2
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry