Ini 5 Cara Mengatasi ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
Ilustrasi (Foto: Nbcnews)

Dalam beberapa hari terakhir ini, karhutla menjadi masalah serius di Sumatera dan Kalimantan. Kabut asap akibat karhutla ini semakin pekat dari hari ke hari. Hal itu memicu munculnya banyaknya penyakit dan kecelakaan.

Minggu (15/9) lalu, seorang bayi berusia 4 bulan meninggal dunia di RS Ar-Rasyid, Palembang, Sumatera Selatan. Bayi bernama Elsa Pitaloka itu meninggal dunia karena menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Penyakit itu diduga dipicu oleh asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
Seorang anak di tengah kabut asap (Foto: Antara Foto)

Elsa adalah satu dari sekian banyak anak yang menderita infeksi saluran pernapasan karena asap dari karhutla itu. Banyak orang dewasa pun menderita penyakit yang sama. Jika tidak ditangani secara serius, ISPA bisa semakin parah dan menyebabkan kematian.

ISPA adalah gangguan saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus. Dalam kasus karhutla ini, ISPA dipicu oleh kabut asap yang parah dan mengendap di saluran pernapasan. Melemahnya sistem imunitas tubuh memperparah kondisi ini. Gejala-gejalanya, antara lain, adalah sakit kepala, demam, hidung berair atau tersumbat, batuk, sakit pada tenggorokan, badan terasa pegal atau nyeri sendi, dan sesak napas.

Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan meringankan gejala ISPA karena kabut asap ini? Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan seperti dihimpun dari berbagai sumber.

Istirahat

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Ketika muncul gejala ISPA, seperti dilansir Medical News Today, penderita disarankan untuk beristirahat. Istirahat yang cukup dapat mengembalikan sistem kekebalan tubuh.

Hindari paparan asap

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
(Foto: ANTARA FOTO)

Ketika mulai muncul satu dari beberapa gejala ISPA itu, penderita disarankan untuk segera membatasi kegiatan di luar ruangan atau yang langsung berhubungan dengan paparan kabut asap.

Gunakan masker

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Jika terpaksa kamu harus keluar dari ruangan, pakailah masker. Dengan masker, risiko karena kabut asap bisa dikurangi.

Makanan bergizi

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
(Foto: Freepik)

Untuk memperkuat daya tahan tubuh, konsumsilah makanan bergizi dan minum banyak air putih. Sangat disarankan untuk makan sayuran dan buah-buahan.

Konsumsi obat

Cara mengatasi ISPA karena kabut asap karhutla
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Ada beberapa jenis obat yang bisa dikonsumsi untuk meredakan gejala ISPA. Ada antihistamin, dekongestan, dan penghilang rasa nyeri. Selain itu, obat herbal seperti bawang putih, jahe panas, dan lemon panas juga dapat meredakan gejala ISPA. Jika ternyata gejala ISPA akibat kabut asap masih terus berlanjut dan bahkan makin parah seperti semakin sulit bernapas, demam tak kunjung turun, dan bibir membiru, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry