Begini Cara Menjaga Dompet Digital Agar Tidak Dibobol

Begini Cara Menjaga Uang di Dompet Digital Agar Tidak Dibobol
Ilustrasi (Foto: Crello)

Belakangan ini, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi finansial, pola transaksi masyarakat mulai berubah. Orang lebih memilih melakukan transaksi dalam jaringan (online) ketimbang bertransaksi secara konvensional. Selain lebih cepat, juga lebih aman dan efisien.

Perubahan pola ini membuat banyak perusahaan menciptakan layanan dompet digital (e-wallet). Konsumen hanya perlu melakukan top-up saldo dan segera bisa bertransaksi melalui berbagai platform e-commerce atau aplikasi pembayaran. Tidak perlu lagi pergi ke bank atau ATM.

Data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Juli 2021 terus tumbuh. Pertumbuhan ini dipicu oleh meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat untuk berbelanja dalam jaringan. Nilai transaksi uang elektronik (UE) meningkat 57,71% (yoy) atau mencapai Rp25,4 triliun.

Begini Cara Menjaga Dompet Digital Agar Tidak Dibobol
Ilustrasi (Foto: Crello)

Dompet digital memang lebih mempercepat dan mempermudah proses transaksi. Namun, dompet digital ini rentan dibobol. Tahun lalu, seperti dikutip YUKK dari CNBC Indonesia, terjadi pembobolan saldo dalam jumlah yang sangat besar pada salah satu dompet digital atau Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

“Kemarin memang ada kejadian cukup besar kebocorannya di salah satu PJSP. Kasus itu sudah jadi perhatian. Sudah masuk ke BI (Bank Indonesia) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” kata Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Jumat (16/10/2020).

Lalu bagaimana cara menghindari masalah pembobolan dompet digital ini? YUKK menghimpun beberapa cara praktis yang bisa kamu lakukan:

Rencanakan keuanganmu

Kamu Mau Cepat Punya Mobil? Pakai Cara Ini!
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Tahap pertama adalah membuat perencanaan keuangan. Sudah seharusnya kamu membuat perencanaan keuanganmu secara matang. Catat berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran secara rinci. Misalnya:

  • Biaya hidup bulanan
  • Bayar tagihan bulanan
  • Dana darurat
  • Dana untuk investasi

Sesuai dengan kebutuhan

Begini Cara Menjaga Dompet Digital Agar Tidak Dibobol
Ilustrasi (Foto: Crello)

Manfaat membuat daftar pemasukan dan pengeluaran secara rinci adalah kamu bisa tahu berapa besar uang yang harus kamu masukkan atau isi dalam dompet digitalmu. Harus sesuai dengan jumlah pengeluaran penting bulananmu. Harus sesuai dengan kebutuhanmu. Jadi, jangan berlebihan! Jika berlebihan, kamu akan cenderung konsumtif. Dan itu tentu akan memperbesar jumlah pengeluaran bulananmu.

Berapa biaya top-up?

Ini 4 Strategi Kunci untuk Menghindari Kredit Macet
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Banyak orang melupakan hal ini. Padahal ini berhubungan dengan jumlah pengeluaranmu. Jika kamu ingin mengisi saldo dompet digitalmu, kamu harus tahu berapa jumlah biaya top-up-nya. Dengan demikian, kamu mengisi saldo sekaligus biaya top-up-nya.

Pastikan dompet digital terproteksi

Hati-Hati! Ada Virus Mengincar Mobile Bankingdan Merampok Uangmu
Ilustrasi (Foto: iStock)

Inilah faktor yang paling penting. Kamu harus memastikan bahwa layanan e-wallet yang kamu pilih itu sudah terproteksi dengan baik. Kamu disarankan untuk lebih sering mengganti kata sandi dan menggunakan autentikasi 2 arah. Dan yang paling utama adalah tidak membagikan kode OTP (one time password) kepada siapa pun.

Two factor authentication adalah cara yang setidaknya paling aman untuk mengamankan akun. Apabila password berhasil dibobol, yang bisa mengamankan akun, ya, adanya OTP. Tinggal bagaimana pengguna saja tidak ditipu lewat rekayasa sosial untuk membagikan OTP-nya sembarangan,” kata Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksincom, seperti dikutip YUKK dari bisnis.com.

Jangan Takut Bertransaksi Lewat YUKK! Dijamin Aman
(Foto: dok. YUKK)

Saat ini, di Indonesia, sudah ada banyak penyedia layanan dompet digital. Salah satunya adalah aplikasi YUKK. Melalui YUKK, para pengguna bisa melakukan banyak transaksi. Mulai dari membayar tagihan bulanan seperti tagihan listrik, tagihan kartu kredit, tagihan air, tagihan gas, dan tagihan BPJS Kesehatan, hingga membeli pulsa (listrik dan telepon), paket data, voucher gim, dan vouchebelanja. Termasuk di dalamnya membayar angsuran dan iuran TV kabel dan internet.

Selain itu, YUKK juga bisa digunakan untuk berbelanja, baik secara online, maupun secara offline.Termasuk untuk memesan makanan dan minuman melalui fitur “YUKK Makan”.  Proses transaksinya lebih cepat dan lebih mudah.

Apa Itu Payment Gateway?
(Foto: dok. YUKK)

YUKK sudah bekerja sama dengan banyak merchant.  Baik online merchant, maupun offline merchant. Tidak hanya di kawasan Jabodetabek, tetapi juga di beberapa kota lain seperti di Denpasar dan Surabaya dan sekitarnya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry