Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19

Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19
Ashanty (Foto: detikcom)

Ashanty kritis karena peningkatan D-dimer setelah terinfeksi virus Corona. Kabar ini disampaikan oleh suaminya, Anang Hermansyah.

D-dimer naik,” kata Anang seperti dikutip YUKK dari CNNIndonesia.com.

D-dimer, menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Vito Damay, berhubungan dengan kekentalan darah atau pembekuan darah.

“Pada kasus Covid-19, sering terjadi kasus pembekuan darah. Bisa dikatakan salah satu penyebabnya karena reaksi karena infeksi virus SARS-CoV-2,” katanya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19
Anang dan Ashanty (Foto: Instagram)

Ketika seseorang terinfeksi Covid-19, terjadi inflamasi atau peradangan. Peradangan ini menyebabkan kerusakan pada sel yang lantas mengaktifkan sistem pengentalan darah, pembekuan darah. Terjadilah penyumbatan pembuluh darah vena, pembuluh darah balik yang mengarah ke jantung, dan penyumbatan pembuluh darah dari jantung ke paru-paru.

“Akibatnya saturasi oksigen bisa menurun dan bahkan pasien bisa mengalami perburukan kondisi klinisnya dengan cepat hingga meninggal,” terang dr. Vito.

Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19
Ilustrasi (Foto: Visit Health)

Apa Itu D-dimer?
Mekanisme pembekuan darah ini sebenarnya normal. Salah satu tujuannya adalah apabila terjadi luka, darah tidak terus-menerus mengucur. Namun, dapat juga terjadi sebaliknya. Gangguan mekanisme pembekuan darah disebut koagulopati. Dan ini adalah salah satu komplikasi Covid-19 yang ditakuti.

“Jadi, berjalan normal. Artinya, ada pembekuan, ada yang diluruhkan atau diencerkan, dilarutkan kembali. Dan ketika dilarutkan, sebagian proteinnya itu namanya D-dimer dan bisa diukur. Makin banyak pembekuan darah, makin banyak proses untuk melarutkan kembali, makin banyak D-dimer-nya,” jelasnya.

Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19
Ilustrasi (Foto: Freepik)

D-dimer ini bukanlah nama penyakit, melainkan parameter yang diukur apabila dokter mencurigai ada aktivitas pembekuan darah yang abnormal.

“Nama penyakit yang terkait D-dimer meningkat ini adalah tromboemboli Vena. Bekuan atau gumpalan darah di vena itu namanya deep vein thrombosis. Dan sumbatan bekuan darah di pembuluh darah jantung yang mengarah ke paru-paru itu namanya emboli pulmonal,” paparnya.

Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Jika hasil pengukuran D-dimer tinggi, maka itu berarti bahwa ada pembekuan darah.

“Ini yang diatasi dengan pemberian pengencer darah. Namun, tidak sembarang pengencer darah. Namanya antikoagulan. Antikoagulan yang disuntikan. Biasanya orang bilang suntikan di perut, ya, karena biasanya disuntiknya di kulit perut,” paparnya.

Apa Itu D-dimer yang Membuat Ashanty Kritis dari Covid-19
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Peningkatan D-dimer merupakan bagian dari penyakit Covid-19 yang masih menyimpan misteri.

“Sudah dibilang sembuh, kok, kadang bisa terjadi perburukan lagi? Itu akibat peperangan antibodi dengan virus ini, maka terjadi kerusakan sel. Kerusakan sel mengaktifkan pembekuan darah,” katanya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry