Angka Kematian di Italia Semakin Menurun

News | 6 April 2020
Angka kematian di Italia menurun
Petugas medis di Italia (Foto: Anadolu Agency)

Italia sempat menjadi negara di luar Asia dengan dampak paling parah karena Covid-19. Setelah Italia, ada Spanyol dan Prancis yang dari hari ke hari menunjukkan peningkatan jumlah kasus positif dan angka kematian yang signifikan. Namun, dalam beberapa hari belakangan ini, angka kematian di Italia mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Kini, Spanyol berada pada urutan pertama sebagai negara Eropa dengan dampak paling parah. Dikutip YUKK dari laman Worldometer,Senin (6/4) pukul 12.20 WIB, Spanyol mengonfirmasi 131.646 kasus dengan 12.641 pasien yang meninggal dunia. Sementara itu, Italia mencatat 128.948 kasus dengan 15.887 kematian.

Angka kematian di Italia menurun
Para pasien di salah satu rumah sakit (Foto: EPA-EFE)

Angka kematian di Italia karena virus Corona memang masih lebih tinggi dibandingkan dengan Spanyol dan negara-negara lain di Eropa seperti Prancis dan Jerman. Namun, jika diperhatikan baik-baik, angka kematian di Italia mengalami penurunan dalam beberapa hari belakangan ini. Pada Minggu (5/4) lalu, Italia melaporkan 525 angka kematian karena Covid-19. Sehari sebelumnya, Sabtu (4/4), tercatat 681 orang yang meninggal dunia.

“Kurva mulai menurun dan jumlah kematian mulai berkurang. Jika data ini dikonfirmasi (dalam beberapa hari mendatang), kita harus mulai berpikir tentang fase pelonggaran lockdown,” kata Silvio Brusaferro, Direktur Lembaga Kesehatan Nasional ISS Italia, seperti dilansir dari AFP.

Angka kematian di Italia menurun
Angka kematian di Italia mulai menurun (Foto: wsj.com)

Tidak hanya penurunan korban jiwa, tetapi juga penurunan jumlah pasien dalam kondisi tidak kritis yang dirawat di 22 daerah. Pada Minggu (5/4), jumlah pasien tidak kritis yang dirawat mencapai 28.949 orang. Jumlah itu menurun dari 29.010 pasien pada Sabtu (4/4) lalu.Demikian juga dengan jumlah pasien kritis. Hingga Senin (6/4) ini, jumlah pasien kritis menurun dari 3.994 orang menjadi 3.977 orang.

Penurunan jumlah kematian dan pasien kritis ini merupakan imbas dari keputusan pembatasan wilayah yang diberlakukan pemerintah Italia sejak 12 Maret lalu.  Semua bisnis ditutup. Warga dilarang keluar dari rumah.

Mencari Awal Mula “Bom Biologis” yang Membunuh Italia
Petugas menyemprot berbagai sudut kota dengan disinfektan (Foto: Getty Images)

Saat ini, Perdana Menteri Giuseppe Conte diketahui sedang mempersiapkan 5 poin untuk membuka kembali bisnis secara bertahap dan melakukan serangkaian pembatasan bagi warga yang akan kembali beraktivitas di luar ruangan.Pemerintah akan membuat aturan yang mengharuskan warga untuk menutupi wajah menggunakan masker dan menjaga jarak hingga 2 m ketika berada di tepat umum.Warga yang menunjukkan gejala ringan Covid-19 diminta untuk segera melaporkan diri kepada otoritas kesehatan setempat untuk diisolasi selama dua pekan.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry