4 Fakta Unik tentang Hari Kesaktian Pancasila

News | 1 October 2020
4 Fakta Unik tentang Hari Kesaktian Pancasila
Monumen Pancasila Sakti (Foto: ANTARA FOTO)

Gerakan 30 September PKI. Itu adalah sebuah peristiwa kelam dalam perjalanan Indonesia. Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R. Suprapto, Mayjen Haryono, Mayjen S. Parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo, Letnan Satu Pierre Andreas Tendean, Brigadir Polisi Karel Sasuit Tubun, dan putri AH Nasution, Ade Irma Suryani, menjadi korban.

Ada pro dan kontra tentang peristiwa yang terjadi 20 tahun setelah proklamasi kemerdekaan itu. Ada yang bilang bahwa benar PKI berada di balik tragedi ini. Namun, tidak sedikit yang meminta sejarah diceritakan ulang dengan sebenar-benarnya karena ada banyak kejanggalan dan rekayasa dalam peristiwa ini.

Pro dan kontra mungkin akan terus mewarnai setiap pembicaraan, diskusi, atau cerita tentang tragedi itu. Namun, ada satu yang pasti: Pancasila. Pancasila tetap berdiri tegak sebagai idiologi bangsa ini. Dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Berikut ada beberapa fakta unik tentang Hari Kesaktian Pancasila:

Berbeda dengan Hari Lahir Pancasila

4 Fakta Unik tentang Hari Kesaktian Pancasila
Gapura replika Garuda Pancasila setinggi 17 m di Taman Mini Indonesia Indonesia (Foto: Bisnis Wisata)

Hari Kesaktian Pancasila tidaklah sama dengan Hari Lahir Pancasila. Hari Lahir Pancasila adalah hari dimana Pancasila, untuk pertama kalinya, diperdengarkan kepada masyarakat Indonesia. Ketika itu, 1 Juni 1945, Soekarno berpidato di hadapan BPUPKI dan mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara. Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila adalah hari dimana Pancasila dianggap sebagai dasar negara yang tak tergantikan.

Bukan hari libur

4 Fakta Unik tentang Hari Kesaktian Pancasila
Kirab Merah Putih (Foto: Mitrapol)

Keduanya berhubungan dengan Pancasila. Namun, ada yang berbeda tentang kedua hari ini. Sejak 2017 lalu, tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk memperingati kelahiran Pancasila sebagai dasar negara. Sementara itu, tanggal 1 Oktober tidak ditetapkan sebagai hari libur untuk memperingati kesaktian Pancasila.

Ditetapkan oleh Soeharto

4 Fakta Unik tentang Hari Kesaktian Pancasila
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila (Foto: suara.com)

Hari Lahir Pancasila ditetapkan oleh Soekarno. Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh Soeharto. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diatur dalam Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tertanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966).

Mula-Mula hanya TNI AD

4 Fakta Unik tentang Hari Kesaktian Pancasila
Prajurit TNI dan Polri mengarak patung Garuda Pancasila (Foto: ANTARA FOTO)

Dalam Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dilakukan TNI Angkatan Darat. Kemudian ada usul dari Menteri/Angkatan Kepolisian terkait peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Dari usul itu, akhirnya keluar Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan Jenderal Soeharto (Kep/B/134/1966). Surat tertanggal 29 September 1966 memerintahkan peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan seluruh slagorde (jajaran) angkatan bersenjata dengan mengikutkan masyarakat.

Pancasila harus tetap berdiri tegak; harus diletakkan sebagai falsafah dan dasar negara.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
1
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry