Tidak Hanya Corona, Amerika Juga Diguncang Jamur Enoki

Amerika Diguncang Jamur Enoki
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Hampir 10 juta penduduk dunia terinfeksi virus Corona. Lebih dari 5 juta orang berhasil disembuhkan. Sementara hampir 500 orang meninggal dunia.

Dari jumlah total orang yang terinfeksi itu, Amerika Serikat mencatat jumlah kasus paling banyak. Dikutip YUKK dari Worldometers, Kamis (25/6), Amerika Serikat punya 2.462.708 kasus. Sebanyak 124.282 orang di antaranya meninggal dunia.

Belum juga selesai wabah Covid-19, Amerika Serikat dan beberapa negara di dunia dibikin pusing dengan jamur enoki. CNN melaporkan bahwa sudah 4 orang warga Amerika Serikat yang meninggal dunia karena wabah listeria yang dibawa jamur enoki itu. Sebanyak 31 orang dirawat setelah mengonsumsi jamur yang diimpor dari salah satu perusahaan di Korea Selatan itu.

Amerika Diguncang Jamur Enoki
Jamur enoki (Foto: iStock)

Jamur enoki (Flammulina velutipes), seperti dikutip dari Departemen Botani Wisconsin-Madison University, biasa tumbuh di batang kayu dari pohon yang mati. Jamur ini tumbuh di daerah bersuhu dingin, sehingga sering juga dijuluki sebagai winter mushroom. Di Asia Timur, jamur berbentuk panjang, tipis, dan berwarna putih ini biasa dikonsumsi.

Kementerian Pengawas Obat dan Makanan Korea Selatan (MDFS), pada pertengahan Maret lalu, mengatakan bahwa memang ada jejak bakteri Listeria monocytogenes dalam produk jamur enoki dari dua perusahaan. Bakteri itu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), bisa mencemari makanan yang dikelola di lingkungan tak highienis. Bakteri itu pun dapat hidup lama di kulkas dan dengan mudah menyebar ke makanan dan permukaan lainnya.

Bakteri listeria ini memicu munculnya penyakit listeriosis. Orang yang terinfeksi bakteri listeria dapat mengalami berbagai gejala. Mulai dari sakit kepala, kehilangan keseimbangan, demam, hingga nyeri otot. Bahkan ada orang yang bisa sampai meninggal dunia. Pada ibu hamil, infeksi listeria bahkan bisa menyebabkan keguguran. Selain ibu hamil, kelompok lain yang rentan terhadap infeksi bakteri ini adalah bayi yang baru lahir, orang tua berusia 65 tahun ke atas, dan orang yang punya sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Amerika Diguncang Jamur Enoki
Jamur enoki (Foto: Shutterstock)

Di Indonesia, Kementerian Pertanian sudah melakukan investigasi produk jamur yang diimpor dari Korea Selatan itu.

jamur yang diimpor dari Korea Selatan itu. Dari hasil uji di laboratorium ditemukan beberapa produk yang tidak memenuhi persyaratan edar karena mengandung bakteri L. monocytogenes melewati ambang batas. Produk-produk itu pun sudah dimusnahkan.

“Pemusnahan dilakukan pada tanggal 22 Mei 2020 dan 19 Juni 2020 di PT Siklus Mutiara Nusantara, Bekasi, yang dihadiri oleh perwakilan dari pelaku usaha dan BKP, sejumlah 1.633 karton dengan berat 8.165 kg,” demikian bunyi rilis dari Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, seperti yang dikutip dari detikcom.

Amerika Diguncang Jamur Enoki
Jamur enoki (Foto: Shutterstock)

Sejauh ini, belum ada kasus listeriosis di Indonesia. Kementerian Pertanian mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam membeli produk pangan, khususnya pangan segar dari tumbuhan. Masyarakat disarankan memilih pangan yang sudah terdaftar dengan nomor PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan).

“Sampai dengan hari ini, di Indonesia, belum ditemukan adanya kasus KLB (kejadian luar biasa) karena kontaminasi bakteri dari jamur enoki tersebut. Hal-hal yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian merupakan langkah pencegahan,” demikian bunyi rilis dari Kementerian Pertanian.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry