Ternyata Polusi Udara Bisa Tingkatkan Risiko Disfungsi Ereksi, Lho

Polusi udara picu disfungsi ereksi
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Tahun lalu, Jakarta masuk dalam daftar kota tidak sehat di dunia; kota dengan udara paling kotor di dunia. Berdasarkan data dari AirVisual, pemantau kualitas udara, yang dipublikasikan akun Twitter Greenpeace Indonesia, @GreenpeaceID, Jakarta menempati urutan pertama. Indeks kualitas udaranya (AQI) 183. Di belakang Jakarta ada Krasnoyarsk (Rusia) dengan AQI 181, Lahore (Pakistan) dengan AQI 57, dan Vladivostok (Rusia) dengan AQI 149.

Buruknya kualitas udara Jakarta memaksa sekelompok pegiat lingkungan hidup mengambil tindakan pada awal Desember 2018 lalu. Mereka menggeruduk Balai Kota Jakarta untuk menyampaikan surat notifikasi gugatan warga (citizen law suit). Pihak-pihak yang mereka gugat adalah presiden, menteri lingkungan hidup dan kehutanan, menteri kesehatan, menteri dalam negeri, dan gubernur dari 3 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Jika diperhatikan baik-baik, tidaklah berlebihan jika warga menggugat pemerintah pusat dan daerah karena buruknya udara. Pasalnya, udara yang kotor bisa mengancam kelangsungan hidup warga. Ada banyak masalah kesehatan yang ditimbulkannya.

Polusi udara picu disfungsi ereksi
Salah satu sudut jalan di Jakarta (Foto: Jakartakita.com)

Salah satu masalah kesehatan yang muncul adalah disfungsi ereksi pada pria. Ini adalah hasil penelitian terbaru yang dilakukan sekelompok ilmuwan. Hasil penelitian ini sudah dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine.

“Untuk pertama kalinya penelitian mengungkapkan dampak buruk paparan asap kendaraan pada kemampuan penis untuk ereksi,” kata seorang peneliti.

Para ilmuwan ini melakukan penelitian pada 40 ekor tikus. Tikus-tikus itu lalu dibagi ke dalam 4 kelompok. Kelompok pertama berisi tikus yang bersih dari paparan polusi. Sedangkan tiga kelompok lainnya mendapatkan paparan asap kendaraan dalam rentang waktu berbeda. Ada yang 2 jam, ada yang 4 jam, dan ada yang 6 jam setiap hari selama 3 bulan.

Hasilnya adalah paparan asap kendaraan bermotor dapat mengurangi pasokan darah ke alat kelamin. Tikus yang terpapar asap kendaraan mengalami disfungsi ereksi secara signifikan.

“Kami berspekulasi bahwa mekanisme dasar VE (vehicle exhaust atau asap kendaraan) mendorong disfungsi ereksi dikaitkan dengan peradangan sistemik, disfungsi paru, dan pengurangan aktivitas oksida nitrat dalam corpus cavernosum (batang penis),” tulis peneliti.

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry