Ternyata Ashraf Tinggalkan Pekerjaan Bergengsi Demi BCL dan Noah

Ashraf Sinclair prioritaskan keluarga
Ashraf Sinclair dan Bunga Cita Lestari (Foto: Instagram)

Ashraf Sinclair sudah menutup mata untuk selama-lamanya pada Selasa (18/2) pagi lalu. Dia meninggal dunia pada usia 40 tahun karena serangan jantung. Dia dimakamkan pada hari yang sama di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Kepergian Ashraf tidak hanya meninggalkan duka yang dalam pada Bunga Citra Lestari, istrinya, dan Noah, putranya, tetapi juga pada banyak orang lainnya. Keluarga besarnya, sahabat-sahabatnya, rekan kerja, dan juga semua orang yang pernah dibantu dan ditolongnya. Semuanya tidak ingin kehilangan Ashraf secepat ini.

Ashraf Sinclair prioritaskan keluarga
BCL dan Noah di makam Ashraf (Foto: Kompas.com)

Semuanya berduka karena Ashraf adalah seorang pribadi yang inspiratif. Ia adalah seorang suami yang hebat untuk BCL dan seorang ayah yang membanggakan untuk Noah. Ia juga adalah seorang pribadi yang murah hati dan dermawan. Setelah ia meninggal baru banyak orang tahu bahwa selama ini ia adalah donatur tetap sebuah yayasan yatim piatu.

Untuk Ashraf, keluarga adalah prioritas. Ia akan melakukan apa pun untuk membuat keluarganya bahagia. Bahkan jika karena itu ia harus meninggalkan pekerjaannya.

Ashraf Sinclair prioritaskan keluarga
(Foto: Instagram)

Dikutip YUKK dari detik.com, Ashraf sempat menjadi seorang pengusaha dan investor. Dia tercatat sebagai Ventura partner di 500 startupssejak 2017. Namun, ia berani meninggalkan itu semua supaya bisa punya waktu lebih banyak bersama istri dan anaknya.

Hal itu diungkapkan oleh Daniel Mananta, salah seorang sahabatnya. Daniel mengungkapkan kisah inspiratif ini melalui video yang diunggahnya ke IGTV.

Gue inget bangetdi sebuah acara, gue ngobrolsama Ashraf. ‘Gimana, Bro?How’s life sebagai entrepreneurdi 500 startups?’ Dia bilang, ‘Well, gueudahenggak di situ lagi.’ Gue cukup kaget. ‘Wow, kok bisa?’,” ceritanya.

Ashraf Sinclair prioritaskan keluarga
(Foto: Istimewa)

Ashraf mengatakan bahwa pekerjaannya sebagai investor startuppenuh dengan tekanan. Karena pekerjaannya itu pula, ia kehilangan waktu yang tidak sedikit bersama istri dan anaknya.

“Yang bikin dia cabut sebenarnya karena dia bilang dia ingin memprioritaskan waktu dia untuk ke sesuatu yang lebih penting. ‘Itu bagian dari identitas gue. Gueingin move ondan guesekarang ini ingin fokus di identitas guesebagai seorang ayah dan identitas guesebagai seorang suami’,” sambungnya.

Ashraf Sinclair prioritaskan keluarga
Ashraf, BCL, dan Daniel (Foto: Instagram)

Ashraf berpesan kepadanya untuk tidak membuat pekerjaannya sebagai identitasnya. Pekerjaan tidak boleh mengalahkan identitasnya sebagai sebagai seorang ayah atau suami.

“Itu yang Ashraf ngomongdan gueingat sekarang. Itu butuh keberanian untuk let gosesuatu. Kenyamanan dia di sebuah perusahaan yang sangat besar dan sangat di-respect,” pujinya.

#YUKKpakeYUKK

 

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry