Tahukah Kamu di Amerika Serikat, Kangkung adalah Hama?

Di Amerika Serikat, Kangkung adalah Hama
Kangkung (Foto: Istimewa)

Kangkung adalah salah satu jenis sayuran yang populer di Asia. Sudah dikenal sejak Dinasti Ming di China, yaitu pada tahun 1368-1644. Tanaman ini disebut kubis rawa karena bisa tumbuh subur baik di daratan dan perairan.

Pada abad ke-16, sayuran ini dikenal dengan nama kongxincai yang berarti “sayuran jantung kosong”. Disebut demikian karena ada cerita di baliknya. Konon, ada seorang menteri yang dipaksa mencabut jantungnya karena salah satu istri raja merasa lelah dengan nasihat yang dia berikan. Di atas makamnya itu tumbuh kangkung.

Di Indonesia, sayuran ini adalah salah satu sayuran favorit. Dibudidayakan di hampir seluruh daerah di Indonesia. Permintaan pasar akan sayur ini cukup tinggi dari tahun ke tahun.

Di Amerika Serikat, Kangkung adalah Hama
(Foto: Istimewa)

Kandungan gizi kangkung cukup tinggi. Sayuran ini diketahui mengandung air, protein, serat, riboflavin, dan nicotianamide. Ada juga vitamin C, vitamin E, karotin, asam amino termasuk polifenol yang merupakan antioksidan, dan mineral seperti potasium, zat besi, dan magnesium.

Melihat banyaknya kandungan gizi, tidak salah jika sayuran ini sangat diminati. Manfaatnya cukup banyak. Sebut saja membantu mengatasi diabetes, meningkatkan sistem imunitas, mengurangi kadar kolesterol, menghindari penuaan dini, dan mencegah penyakit jantung.

Jika di Indonesia sayuran ini dibudidayakan, lalu bagaimana dengan di negara lain? Rupanya kangkung tidak mendapatkan perhatian. Dilansir South China Morning Post, sayuran bisa tumbuh sepanjang 4 inci per hari ini dilarang di negara Barat karena dianggap sebagai gulma.

Di Amerika Serikat, Kangkung adalah Hama
(Foto: vermilionroots.com)

Mengapa kangkung dianggap sebagai gulma? Karena sayuran ini bisa tumbuh subur di air, dapat memenuhi kolam serta danau, menyumbat saluran air, dan menghalangi perahu.

Pada tahun 1973, karena berbagai alasan di atas, negara bagian Florida melarang penanaman kangkung. Sayuran ini diklasifikasikan regulator federal sebagai gulma berbahaya. Departemen Pertanian Amerika Serikat juga melarang distribusi dan jual-beli kangkung karena pernah terjadi keracunan pada beberapa orang setelah makan kangkung.

Di Amerika Serikat, Kangkung adalah Hama
Tumis kangkung (Foto: Midori via wikimedia commons)

Di negara bagian Texas, kangkung dimasukkan dalam daftar “Ikan eksotis, kerang, dan tumbuhan air yang berbahaya atau berpotensi bahaya” sejak 1990. Hingga saat ini, beberapa negara masih melarang budidaya dan penjualan kangkung. Sementara itu, beberapa negara bagian Amerika Serikat sudah memperbolehkan petani menanam kangkung dengan syarat sudah memiliki izin.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry