Sebaiknya Minum Vitamin Ketika Sahur atau Berbuka Puasa?

Kapan sebaiknya minum suplemen
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Sejak sahur, tidak ada lagi asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh hingga waktu berbuka tiba. Tidak adanya asupan nutrisi itu membuat tubuh mudah lelah. Apalagi jika makanan dan minuman yang dikonsumsi ketika sahur tidak bisa memenuhi jumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tubuh akan cepat lelah.

Untuk mengatasi masalah ini, para ahli gizi menyarankan orang untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung nutrisi penting untuk tubuh ketika sahur. Mulai dari serat hingga berbagai vitamin dan mineral.

Kapan sebaiknya minum suplemen
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Selain itu, banyak orang mengonsumsi suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan mineral dan vitamin selama menjalankan puasa. Tentu saja hal ini tidak salah. Masalahnya adalah banyak orang yang tidak tahu kapan sebaiknya mengonsumsi vitamin tambahan itu. Apakah saat sahur? Ataukah ketika berbuka puasa?

Setelah berbuka
Ada 2 jenis vitamin yang dikonsumsi, yaitu yang bisa larut dalam lemak dan yang bisa larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak sebaiknya dikonsumsi setelah Anda berbuka puasa. Vitamin ini akan dilarutkan dengan menggunakan lemak yang berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Kapan sebaiknya minum suplemen
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Kandungan vitamin itu lalu dibawa ke dalam aliran darah untuk memaksimalkan berbagai fungsinya. Ketika tubuh mendapatkan vitamin yang larut dalam lemak, vitamin tersebut akan disimpan di organ hati. Oleh karena itulah, vitamin itu paling baik dikonsumsi dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh atau mengandung minyak untuk membantu penyerapan secara maksimal. Contoh vitamin yang larut dalam lemak dan bisa dikonsumsi pada malam hari, antara lain, vitamin A, vitamin K, vitamin E, dan vitamin D.

Saat Sahur
Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak, vitamin yang larut dalam air sebaiknya dikonsumsi ketika sahur. Bisa setengah jam sebelum sahur atau sejam setelah sahur. Mengapa? Waktu penyerapan terbaik vitamin yang larut dalam air adalah ketika kondisi perut masih kosong.

Kapan sebaiknya minum suplemen
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Vitamin jenis ini mudah dicerna tubuh bersama minuman dan makanan sehari-hari. Contohnya, antara lain, vitamin C, vitamin B, dan folat (asam folat). Tubuh membutuhkan vitamin seperti ini untuk menghilangkan sisa-sisa urin yang masih mengendap di dalam tubuh. Vitamin ini akan keluar bersama urin.

Untuk melancarkan aktivitasmu selama puasa ini, sebaiknya kamu mengonsumsi vitamin jenis ini ketika sahur. Misalnya, kamu bisa mengonsumsi vitamin B sebelum makan sahur.  Vitamin B adalah jenis vitamin yang dapat meningkatkan energi dan menurunkan tingkat stres. Beberapa vitamin B yang paling banyak dikonsumsi adalah B-2, B-6, dan B-12. Sudah terbukti secara klinis bahwa vitamin B dapat mengurangi jumlah stress dan memperbaiki mood.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry