Perempuan Ini Pernah Gemparkan Amerika: Mengaku Diculik, Ternyata Tinggal di Rumah Mantan Pacar

News | 20 April 2022
Perempuan Ini Pernah Gemparkan Amerika: Mengaku Diculik, Ternyata Tinggal di Rumah Mantan Pacar
Sherri Papini (Foto: AP)

Enam tahun lalu, seorang ibu dari 2 orang anak asal California, Amerika Serikat, menjadi headline media-media besar di Amerika Serikat. “Gone Girl” dan “California Super Mom” adalah dua dari banyak sebutan media untuk perempuan, yang ketika itu berusia 34 tahun, yang mengaku diculik dua orang perempuan Hispanik. FBI dan warga California bekerja sama mencarinya selama tiga minggu.

Kisah itu terjadi pada 2 November 2016. Pagi itu, seperti dikutip YUKK dari People dan BBC, Sherri keluar dari rumah untuk jogingdi sekitar kediamannya di Redding, California. Namun, hingga sore, dia tidak kunjung pulang. Suaminya langsung membuat laporan orang hilang setelah sadar bahwa istrinya tidak menjemput dua orang anak mereka dari tempat penitipan anak.

Perempuan Ini Pernah Gemparkan Amerika: Mengaku Diculik, Ternyata Tinggal di Rumah Mantan Pacar
Sherri dan keluarganya (Foto: Facebook)

Segera setelah laporan itu dibuat, sebuah pencarian masif dilakukan. Polisi, FBI, dan warga Redding melakukan pencarian besar-besaran di seluruh wilayah California. Poster, pamflet, dan lainnya disebar di jalan-jalan. Media-media besar memberitakan peristiwa itu selama berminggu-minggu.

Tiga minggu kemudian, tepat pada hari Thanksgiving, Sherri ditemukan di pinggir jalan dalam keadaan yang memprihatinkan. Ada bekas luka pada tubuhnya. Rambutnya dipotong.

Kepada polisi dan FBI, dia mengaku diculik dua orang perempuan Hispanik pada hari dia jogingdi sekitar rumahnya. Segera sketsa penculik dibuat dan disebar. Namun, pencarian selama berbulan-bulan itu tidak membuahkan hasil.

Perempuan Ini Pernah Gemparkan Amerika: Mengaku Diculik, Ternyata Tinggal di Rumah Mantan Pacar
Sherri dan Keith, suaminya (Foto: Facebook)

Kasus ini benar-benar membingungkan polisi, FBI, dan warga California. Penculik tidak pernah ditemukan. Belum lagi Sherri sempat tidak mau menjawab pertanyaan ketika diinvestigasi.

Tahun demi tahun berlalu. Baru pada awal Maret tahun ini, setelah berbagai cara dilakukan, FBI akhirnya mengumumkan hasil investigasi atas kasus itu. Dalam laporan sebanyak 55 halaman itu terungkap bahwa sebenarnya Sherri tidak pernah diculik. Dia justru tinggal di rumah mantan pacarnya di California.

Ternyata Sherri sudah berkomunikasi dengan mantan kekasihnya itu sejak Desember 2015. Kepada mantan kekasihnya itu dia mengaku harus lari dari rumah karena telah dilecehkan suaminya. Sejak saat itu, keduanya menyusun rencana bagaimana dia harus kabur dari rumah seolah-olah diculik.

Perempuan Ini Pernah Gemparkan Amerika: Mengaku Diculik, Ternyata Tinggal di Rumah Mantan Pacar
Poster Sherri (Foto: The Sacramento Bee via New York Post)

Jika dia memang tidak diculik, lalu bagaimana bisa ada bekas luka dan penganiayaan pada tubuhnya? Ternyata, menurut hasil investigasi FBI, Sherri sengaja melukai badannya hanya untuk memperkuat kebohongannya itu. Bahkan mantan kekasihnya itu membantunya untuk melukai dirinya.  Hal ini, menurut FBI, sangat mungkin terjadi karena dia sudah terkenal sebagai orang yang suka berbohong.

Senin (18/4) lalu, dia menjalani sidang di pengadilan federal. Dalam sidang itu, dia akhirnya mengakui bahwa dia telah berbohong.

“Aku minta maaf, Yang Mulia. Aku sangat sedih. Aku merasa sangat sedih, Yang Mulia. Aku merasa sangat sedih,” katanya seperti dikutip YUKK dari New York Post.

Perempuan Ini Pernah Gemparkan Amerika: Mengaku Diculik, Ternyata Tinggal di Rumah Mantan Pacar
Sketsa tersangka (Foto: FBI via AP)

Perempuan yang saat ini berusia 39 tahun itu terancam hukuman penjara 20 tahun. Dia juga harus membayar denda sebesar $250.000 atau setara dengan Rp3,5 miliar. Jumlah itu adalah akumulasi dari berbagai biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengusut kasusnya, antara lain, biaya terapi, biaya ambulans, dan biaya investigasi.

Tuntutan hukum sudah diajukan. Sesuai dengan rencana, vonis akan dibacakan pada Juli mendatang. Namun, ada satu hal yang masih tersisa: mengapa dia harus berbohong seperti itu? Hal itu masih menjadi misteri hingga saat ini. Muncul dugaan bahwa dia lari dari rumah untuk menghindari sejumlah konsekuensi seperti bercerai atau dipecat dari pekerjaan.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry