Bikin Usaha Mainan Anak, Dijamin Bakal Cuan Jalan Terus!

peluang usaha mainan anak

Ketika ingin memulai sebuah usaha, Anda mempunyai banyak pertimbangan peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satunya adalah memanfaatkan peluang usaha mainan anak yang sangat potensial dan memiliki prospek bagus. Kalau dapat menjalankannya dengan baik, usaha mainan anak dapat menjadi sumber cuan terus-menerus tanpa henti. 

Kelebihan Usaha Mainan Anak

Bisnis mainan anak termasuk salah satu jenis usaha yang hampir tidak ada matinya. Bahkan, peluang usaha mainan anak memiliki tren yang positif ketika terjadi krisis ekonomi dalam skala global seperti saat pandemi COVID-19 yang lalu. 

Ada beberapa alasan yang membuat usaha mainan anak jadi pilihan menarik dalam memperoleh cuan, yaitu: 

Tingkat Permintaan Pasar yang Tinggi

Alasan pertama adalah karena tingkat kebutuhan anak terhadap berbagai jenis mainan sangat tinggi. Dalam jangka satu tahun, satu orang anak bisa melakukan pembelian setidaknya 3-4 mainan. Angka itu merupakan jumlah yang minimal. Kenyataan di lapangan bisa mencapai lebih dari itu. 

Kebiasaan Anak yang Cepat Bosan

Faktor selanjutnya yang membuat peluang usaha mainan anak begitu menjanjikan adalah karena anak yang mempunyai kecenderungan cepat bosan saat bermain. Bahkan, tak menutup kemungkinan anak sudah bosan dengan mainan yang dibelinya hanya dalam jangka satu minggu. 

Minim Kerugian

Mainan anak merupakan produk yang bisa tahan dalam waktu lama. Asal Anda mampu menyimpannya dengan baik, maka mainan tersebut tidak akan rusak dan bisa dijual kembali. Apalagi, bisnis mainan anak memiliki kecenderungan tren yang berulang dari satu mainan ke mainan lain. 

Modal yang Minim

Usaha mainan memiliki kelebihan lain terkait kebutuhan modal. Anda memiliki kesempatan untuk memanfaatkan peluang usaha mainan anak dengan modal relatif terjangkau. Apalagi, ada banyak pilihan mainan yang bisa Anda jual dengan harga murah, dan bahkan di kisaran Rp10 ribuan. 

Baca juga: Ingin Sukses Bisnis dengan Modal Kecil? Ini Tips Memulainya!

Estimasi Modal Peluang Usaha Mainan Anak

Dengan memperhatikan berbagai kelebihan tersebut, tak heran kalau banyak orang tertarik untuk menjalankan peluang usaha mainan. Kalau Anda tertarik untuk mengikuti langkah tersebut, pastikan untuk mengetahui kebutuhan modalnya terlebih dulu. Sebagai referensi, berikut ini adalah estimasi perhitungan modal yang Anda butuhkan: 

  • Belanja stok awal mainan anak: Rp10.000.000
  • Etalase atau rak: Rp2.000.000
  • Papan nama: Rp1.0000.000
  • Renovasi tempat: Rp5.000.000
  • Sewa tempat: Rp10.000.000 per tahun
  • Packaging: Rp300.000
  • Printer portable untuk kasir: Rp400.000
  • Biaya lain-lain: Rp1.000.000
  • Total: Rp19.700.000

Selain kebutuhan modal awal tersebut, Anda juga perlu memperhitungkan biaya operasional yang mencakup: 

  • Listrik: Rp300.000
  • Iklan: Rp100.000
  • Total: Rp400.000

Dari estimasi kebutuhan modal tersebut, terdapat beberapa biaya yang bisa Anda minimalkan. Misalnya, Anda memilih untuk menjalankan usaha di rumah. Alhasil, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa tempat. Jadi, Anda dapat menyesuaikannya dengan konsep usaha yang diinginkan. 

Proyeksi Keuntungan Peluang Usaha Mainan Anak

Proyeksi Keuntungan Peluang Usaha Mainan Anak

Lalu, bagaimana dengan tingkat keuntungan yang bisa Anda peroleh saat menjalankan usaha mainan anak? Misalnya, secara rata-rata Anda menjual mainan dengan harga Rp20.000. Dalam satu hari, Anda bisa menjual sekitar 30 mainan. 

Dari harga tersebut, Anda mengambil margin profit sebesar 25%. Maka, keuntungan kotor harian yang bisa Anda peroleh adalah Rp150 ribu. Dalam satu bulan, Anda bisa memperoleh keuntungan kotor mencapai Rp4.500.000. 

Selanjutnya, Anda tinggal memperhitungkan biaya operasional untuk mendapatkan nilai laba bersih. Maka, total keuntungan bersihnya adalah sebesar Rp4,1 juta per bulan. Dalam kenyataannya, Anda bisa memperoleh keuntungan lebih besar karena harga jual dan margin profit setiap mainan berbeda-beda. 

Tantangan dan Risiko Usaha Mainan Anak

Anda sudah tahu seberapa besar peluang usaha mainan anak. Meski begitu, Anda tetap harus memahami kalau setiap jenis usaha punya risiko serta tantangannya tersendiri. Dalam usaha mainan anak, ada beberapa risiko dan tantangan yang perlu Anda perhatikan, yaitu: 

Tren Jenis Mainan Anak yang Sangat Dinamis

Stok mainan anak di gudang yang belum laku dijual memang tidak mudah rusak. Meski begitu, bisa saja Anda bakal berhadapan pada situasi mainan yang sulit terjual karena trennya sudah lewat. Dalam situasi tersebut, mau tak mau Anda perlu menunggu sampai tren mainan itu kembali muncul. 

Situasi seperti ini berisiko menimbulkan gangguan pada kondisi keuangan. Tumpukan mainan anak yang belum laku di gudang dapat mengganggu kondisi cashflow. Apalagi, bagi Anda yang memiliki modal terbatas.

Tingkat Persaingan Tinggi

Berikutnya, Anda juga perlu memperhitungkan tingkat persaingan di pasar saat menjalankan peluang usaha mainan anak. Anda bakal menjumpai ada begitu banyak pelaku usaha yang menawarkan produk mainan anak. Bahkan, jenis mainan yang cenderung sama, khususnya produk mainan impor. 

Baca juga: 7 Tantangan Utama Pelaku UMKM dalam Mengembangkan Usaha di Era Digital

Mainan Rusak

Kalau disimpan dengan baik, mainan anak memang tidak mudah rusak. Namun, risiko kerusakan tetap saja ada. Apalagi, pada mainan yang terbuat dari bahan plastik. Kalau tidak mampu menyimpannya dengan baik, mainan tersebut dapat rusak sehingga tak laku dijual.

Cara Memulai Usaha Mainan Anak

Cara Memulai Usaha Mainan Anak

Untuk membantu Anda dalam menjalankan usaha mainan anak secara lancar, berikut ini langkah-langkah yang dapat dilakukan: 

Tetapkan Target Pemasaran

Ketika memulai usaha mainan anak, Anda perlu menetapkan target pemasaran secara jelas. Anda ingin menjual mainan tersebut pada anak dengan rentang usia berapa? Dari sini, Anda dapat menetapkan jenis mainan yang sesuai untuk kelompok anak yang menjadi target pemasaran. 

Misalnya, Anda ingin memasarkan produk pada anak usia sekolah dasar. Maka, jenis mainan yang bisa Anda jual di antaranya adalah mainan puzzle, robot-robotan, mobil-mobilan, lego, dan lain sebagainya. 

Memilih Supplier

Selanjutnya, Anda perlu memperoleh suplai mainan secara berkala biar usaha dapat berjalan lancar. Dalam pemilihan supplier, Anda harus memperhatikannya dengan cermat. Jangan asal pilih supplier yang menawarkan harga murah. Namun, pastikan juga kualitas mainan yang mereka tawarkan bagus.

Pilih Lokasi Usaha

Tahapan berikutnya adalah pemilihan lokasi usaha. Pertimbangkan untuk menyewa tempat dengan lokasi yang strategis dan dekat dengan jalan utama. Dengan begitu, pelanggan dapat dengan mudah menemukan tempat usaha Anda. 

Terapkan Strategi Pemasaran yang Tepat

Terakhir, Anda perlu menerapkan strategi pemasaran yang jitu biar berhasil meraih omzet tinggi. Anda tidak hanya bisa melakukannya dengan memanfaatkan media sosial untuk promosi. Namun, Anda juga perlu merancang tempat biar nyaman untuk anak-anak. Tak lupa, Anda harus mengedepankan keramahan saat berhadapan dengan pelanggan. 

Baca juga: Ini 8 Rahasia Strategi Pemasaran Digital untuk UMKM, Mau Tau?

Itulah tips serta informasi lengkap yang bisa Anda manfaatkan untuk memanfaatkan peluang usaha mainan anak. Selanjutnya, Anda pun harus memiliki komitmen kuat dalam menjalankan usaha dengan baik dan meraih kesuksesan besar. 

Sebagai tambahan, Anda perlu mempertimbangkan penggunaan layanan pendukung yang tepat untuk memperlancar proses transaksi dengan pelanggan. Salah satunya adalah dengan memakai layanan dari YUKK Payment Gateway. YUKK Payment Gateway memberikan solusi dalam menyediakan berbagai opsi metode pembayaran online yang praktis dan modern

Cukup dengan satu layanan dari YUKK Payment Gateway yang Terpercaya, Anda dapat menghadirkan beberapa cara pembayaran sekaligus. Yuk, manfaatkan YUKK Payment Gateway untuk kemajuan usaha Anda.

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry