Orang Tua Harus Tahu Gejala Hepatitis Misterius yang Paling Sering Muncul

Orang Tua Harus Tahu Gejala Hepatitis Misterius yang Paling Sering Muncul
Ilustrasi (Foto: Crello)

Bertambah lagi kasus hepatitis misterius akut di Indonesia. Hingga Selasa (10/5) ini, Kementerian Kesehatan RI mencatat 15 kasus hepatitis misterius akut.

“Tanggal 27 April, jadi 4 hari sesudah WHO menyampaikan adanya outbreakdi Eropa ini, Indonesia menemukan tiga kasus di Jakarta,” kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, dalam konferensi pers virtual, Senin (9/5) lalu.

Dari 15 anak yang menderita hepatitis misterius itu, 5 orang anak di antaranya meninggal dunia. Rinciannya adalah 3 orang anak di Jakarta, 1 orang anak di Tulungagung, Jawa Timur, dan 1 orang bayi berusia 1 bulan 29 hari di Solok, Sumatera Barat.

“Sampai saat ini, ada 5 kasus yang meninggal (termasuk di Sumatera Barat),” kata dr. Nadia, jurubicara Kementerian Kesehatan RI, seperti dikutip dari detikHealth.

Orang Tua Harus Tahu Gejala Hepatitis Misterius yang Paling Sering Muncul
Ilustrasi (Foto: Crello)

Secara global, jumlah kasus hepatitis misterius akut ini hampir mencapai 300 kasus. Dikutip dari The Sun, lebih dari setengah total kasus hepatitis misterius di dunia ada di Inggris. Ada 11 orang anak di antaranya membutuhkan transplantasi hati, 13 orang anak dirawat di rumah sakit, dan 88 orang anak dinyatakan sembuh.

Apa penyebab penyakit hepatitis misterius akut pada anak ini belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Namun, orang tua diminta untuk lebih jeli memperhatikan gejala-gejala yang muncul pada anak-anak.

“Kami terus mengingatkan semua orang untuk waspada terhadap tanda-tanda hepatitis, terutama penyakit kuning, mencari semburat kuning di bagian putih mata dan hubungi dokter jika Anda khawatir,” saran dr. Meera Chand, Direktur Klinis dan Infeksi di Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA).

Orang Tua Harus Tahu Gejala Hepatitis Misterius yang Paling Sering Muncul
Ilustrasi (Foto: Crello)

Ada banyak gejala yang muncul ketika anak terserang penyakit ini. Mulai dari demam hingga mual dan muntah. Berikut ini ada beberapa gejala yang paling sering muncul seperti tercatat dalam laporan pada 6 Mei lalu:

  • Penyakit kuning: 71%,
  • Muntah: 63%,
  • Kotoran pucat: 50%,
  • Kelesuan: 50%,
  • Diare: 45%,
  • Sakit perut: 42%,
  • Mual: 31%,
  • Demam: 31%
  • Gangguan pernapasan: 19%

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry