Model Gemuk Itu Akhirnya Menggoyang New York Fashion Week 2019

Model gemuk di New York Fashion Week 2019
Tess Holliday (Foto: Getty Images)

Siapa bilang menjadi model itu harus kurus? Harus langsing? Tidak ada aturan tentang hal itu. Toh banyak juga laki-laki dan perempuan berbadan gemuk yang melenggang di atas catwalk.

Lihat saja Tess Holiday. Perempuan berbadan gemuk itu adalah seorang model dan aktivis. Melalui akun Instagram-nya, ia membagikan foto-foto yang memperlihatkan berbagai aktivitasnya.  Ia tidak malu hanya karena badannya gemuk. Ia justru percaya diri.

Model gemuk di New York Fashion Week 2019
(Foto: Getty Images)

Yang membuatnya sangat bangga dan bahagia adalah momen ketika ia terjun dalam New York Fashion Week 2019. Ia tidak menyangka bahwa Chromat, label mode yang berpusat di New York City, menggandengnya untuk tampil dalam ajang yang sangat bergengsi itu. Pasalnya, berat badannya 137 kg.

Chromat meminta bantuannya untuk mengenakan gaun panjang putih dan berjalan di catwalk. Dan ia melakukannya dengan penuh percaya diri pada Sabtu (7/9) malam lalu.

Model gemuk di New York Fashion Week 2019
Tess di antara para model (Foto: Instagram/@tessholliday)

“Malam yang lalu adalah salah satu momen yang emosional dan tak akan terlupakan dalam seluruh perjalanan karier saya, dalam seluruh hidup saya,” tulisnya dalam akun di bawah foto yang memperlihatkan kegembiraannya di tengah-tengah model dan kru yang mendukungnya.

Perlu diketahui bahwa pada awal tahun ini, Tess aktif mendukung kampanye tentang pentingnya melihat tubuh secara lebih positif. Ibu dari 2 orang anak ini menggambarkan dirinya sebagai “positive body activist”. Ia mendesak toko-toko di jalanan Inggris untuk melayani wanita bertubuh gemuk dan mendesak desainer untuk menyediakan pakaian yang lebih besar dari ukuran 16.

Model gemuk di New York Fashion Week 2019
(Foto: Instagram/@tessholliday)

“Sebagai wanita berukuran 22, kami belum selalu memiliki hubungan terbaik. Banyak wanita bertubuh gemuk tak bisa memilih pakaian karena wanita Inggris kebanyakan memiliki ukuran 16,” kata perempuan bernama asli Ryann Maegen Hoven seperti dilansir Mirror ini.

Cosmopolitan menulis bahwa 45% perempuan bertubuh gemuk membeli pakaian mereka secara online. Hal itulah yang mendorong Tess mendesak toko-toko high street untuk menyediakan pakaian untuk plus size.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry