Mengapa Jepang Begitu Bersih? (2)

Mengapa Jepang begitu bersih?
Salah satu sudut Jepang (Foto: Istimewa)

Jepang memang begitu bersih. Saking bersihnya, kamu bahkan sangat sulit menemukan sehelai kertas pun di jalan. Benar-benar bersih.

Menariknya adalah tidak ada petugas penyapu jalan seperti yang ada di sudut-sudut Jakarta. Juga tidak ada tong-tong sampah di pinggir-pinggir jalan. Mengapa Jepang begitu bersih sekalipun tidak ada petugas penyapu jalan? Mengapa Jepang begitu bersih padahal tidak ada tempat sampah di pinggir-pinggir jalan?

Mengapa? Karena orang Jepang punya kesadaran yang tinggi untuk menjaga kebersihan. Bukankah kebersihan adalah bagian dari kesalehan?

Mengapa Jepang begitu bersih?
Anak mengepel lantai di sekolah (Foto: iStock)

“Sebagai warga Jepang, kami sangat sensitif dalam menjaga reputasi kami. Kami tidak ingin orang lain melihat kami tidak berpendidikan dalam mengelola kebersihan atau sampah,” kata Maiko Awane, Asisten Direktur Kantor Pemerintahan Tokyo, Prefektur Hiroshima, seperti dilansir bbc.com.

Orang Jepang memperlakukan kebersihan lebih dari sekadar sebuah rutinitas. Kebersihan sudah menjadi sebuah praktik kesalehan. Lihat saja bagaimana setiap jam 8 pagi, sebelum mulai bekerja, para pekerja kantor dan staf toko akan membersihkan jalanan di sekitar tempat kerja mereka. Perhatikan juga ritual “7 menit” membersihkan sampah di Kereta Shinkansen. Para petugas kebersihan memperlihatkan kelihaian mereka dalam membersihkan kereta secara cepat.

Mengapa Jepang begitu bersih?
Seorang anak sedang membersihkan toilet (Foto: Istimewa)

Tidak ada orang Jepang yang membuang sampah sembarangan. Mereka justru punya kebiasaan menarik: membawa pulang sampah mereka. Itulah mengapa sangat sulit menemukan sampah di tempat-tempat umum. Jangankan sampah plastik, puntung rokok saja tidak ada.

Dunia pernah dibikin terkagum-kagum oleh mereka pada perhelatan Piala Dunia. Baik itu di Brazil, maupun di Rusia. Mereka, setelah mengikuti acara nonton bareng sebuah pertandingan, akan membersihkan jalan dari sampah.  Dan para pemain sepak bola mereka membersihkan ruangan ganti sebelum meninggalkan stadion.

Mengapa Jepang begitu bersih?
Pusat perbelanjaan yang bersih (Foto: detikcom)

Sebelum agama Islam masuk ke Jepang, umat Shinto sudah mengenal praktik wudu sebelum masuk ke dalam kuil. Mereka akan membasuh tangan, kaki, dan mulut dengan air yang sudah disediakan. Tindakan ini adalah simbol penyucian diri sebelum masuk rumah ibadah.

“Kami sebagai orang Jepang percaya bahwa kami tidak boleh mengganggu orang lain dengan menjadi malas atau mengabaikan sampah yang berasal dari kami sendiri,” tambah Awane.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry