Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal?

Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal?
Kopi luwak (Foto: Freepik)

Ada banyak jenis kopi di Indonesia. Salah satunya adalah kopi luwak. Ini adalah kopi yang telah melewati proses fermentasi dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan kelezatannya khas.

Dalam catatan Kementerian Perdagangan pada 2018 lalu, kopi ini menjadi specialty coffee paling terkenal dari Indonesia. Specialty grade coffee adalah sebutan untuk kopi yang memiliki skor di atas 80 poin. Untuk mencapai skor seperti itu, proses penanaman, pemeliharaan, panen hingga proses pascapanen kopi sangat diperhatikan. Semakin tinggi skornya, semakin tinggi pula harganya.

Dengan predikat specialty itu, kopi luwak menjadi buruan pasar internasional. Menurut Moelyono Soesilo, Ketua Departemen Speciality & Industri Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi (BPP AEKI), seperti dikutip dari CNN,kopi luwak memiliki pasar yang besar di Eropa dan Amerika. Laporan Kementerian Perdagangan pada 2018 lalu menunjukkan bahwa harga kopi luwak dibanderol hingga US$100 per 450 g.

Mengapa harga kopi luwak sangat mahal? Ada 3 alasan utama.

Kopi terbaik

Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal?
(Foto: Freepik)

Alasan pertama adalah kualitas kopi. Kualitas kopi luwak merupakan yang terbaik karena kopi yang dimakan luwak adalah kopi yang benar-benar matang.

“Pertama, luwak hanya makan kopi terbaik hari itu. Kita kenal istilah petik merah, tapi orang tidak tahu ini matang kemarin atau hari ini. Luwak, dengan instingnya, hanya makan kopi yang kondisinya paling baik hari itu,” kata Moelyono.

Hanya sedikit

Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal?
Luwak (Foto: Freepik)

Alasan kedua adalah jumlahnya tidak banyak. Dalam sehari, luwak hanya makan kopi sebanyak 10-15 g. Mengapa sedikit? Karena kopi sesungguhnya bukan makanan luwak. Oleh karena itulah produksinya pun tidak banyak.

Langka

Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal?
(Foto: Freepik)

Alasan ketiga adalah kopi ini langka. Untuk mendapatkan kopi ini, orang harus mencari kotoran luwak. Dan ini bukanlah hal yang mudah karena jumlahnya mulai langka. Tambahan lagi, luwak lebih memilih kopi arabika ketimbang robusta.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry