Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Ilusrasi (Foto: Crello)

Crazy rich. Dua kata ini mulai populer sejak film berjudul Crazy Rich Asians dirilis pada 2018 lalu. Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Kevin Kwan itu bercerita tentang seorang profesor di sebuah universitas di New York, Amerika Serikat, yang kaget setengah mati ketika tahu bahwa kekasihnya datang dari keluarga kaya raya di Singapura.

Dua kata itu lalu digunakan sebagai predikat dari siapa saja yang memperlihatkan atau memamerkan kekayaan melalui media sosial. Mulai dari uang hingga rumah yang mewah. Supaya lebih spesifik, di belakang dua kata itu ditambahkan kota asal orang itu. Jadilah muncul “Crazy Rich Medan”, “Crazy Rich Surabaya”, Crazy Rich Bandung”, “Crazy Rich Tanjung Priok”, dan lainnya.

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Potongan film Crazy Rich Asians (Foto: dok. Warner Bros Pictures)

Dalam beberapa pekan belakangan ini, dua nama crazy rich menjadi bahan pergunjingan masyarakat. Mereka adalah Indra Kenz, si “Crazy Rich Medan” dan Doni Salmanan, si “Crazy Rich Bandung”. Keduanya ditangkap karena merugikan orang lain dengan menjadi afiliator binary option. Mereka dianggap bisa kaya dalam waktu singkat karena menipu banyak orang.

Jika kamu ingin menjadi crazy rich, lakukan dengan cara yang benar. Jangan menipu orang atau menjebak orang dengan praktik investasi bodong. Pada kenyataannya, ada banyak cara “benar” untuk menjadi kaya.

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Indra Kenz (Foto: Instagram)

Andy Nugroho, seorang perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, memberikan tiga cara untuk menjadi seorang crazy rich. Pertama, mulai berbisnis. Ada banyak jenis bisnis yang bisa dipilih dan dijalankan sesuai dengan pangsa pasar.

“Bisnis atau usaha banyak macamnya. Bisa menjalankan bisnis apa saja tergantung pada peluang pasar yang paling besar di masyarakat itu apa,” katanya seperti dikutip YUKK dari CNN Indonesia.

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Ilustrasi buka bisnis (Foto: Crello)

Bisnis yang dijalankan dapat berupa usaha pakaian, makanan, perlengkapan ibadah, aksesori telepon genggam, keperluan hobi, hingga sembako.

“Kalau bisnis, kita sebagai bosnya. Waktu juga sangat fleksibel,” ujarnya.

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Ilustrasi menjadi marketer (Foto: Crello)

Kedua, menjadi seorang marketer. Kamu bisa menjadi agen properti, agen asuransi, hingga agen MLM (multilevel marketing). Kelebihan dari menjadi seorang marketer adalah kamu bekerja dengan sistem yang sudah. Kamu hanya perlu mengikuti pola yang diinstruksikan.

Ketiga, menjadi trader. Tentu saja bukan binary option karena tidak ada yang bisa di-trading di situ. Ada banyak sekali opsi untuk menjadi trader. Mulai dari mata uang asing atau forex, saham, hingga aset kripto.

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Ilustrasi menjadi trader (Foto: Crello)

Untuk menjadi seorang trader, kamu harus punya pengetahuan yang cukup tentang bidang yang kamu geluti. Kamu bisa memulainya dengan modal yang kecil. Jika modal kecil, keuntungan memang kecil. Namun, jika kamu menggunakan modal yang besar, keuntungan yang kamu dapatkan pun besar. Namun, risikonya tinggi. Bisa saja kamu mengalami kerugian.

“Konsepnya, ya, high risk, high return. Kalau ditanya kenapa, ya, karena memang spesifikasi produknya seperti itu,” katanya.

Cara lainnya, menurut Agustina Fitria, perencana keuangan dari Oneshildt Financial Planning, adalah menjadi seorang investor. Saat ini, ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih. Mulai dari properti hingga saham.

Mau Jadi Crazy Rich? Lakukan dengan 3 Cara Halal Ini!
Ilustrasi menacing (Foto: Creole)

“Untuk menjadi kaya, perlu didukung dengan spending habit yang baik, sehingga uang yang sudah didapatkan susah payah dari bisnis dan investasi itu bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka waktu lebih panjang,” katanya.

Mindset yang perlu dibangun adalah membangun gaya hidup yang tidak berlebihan, menambah pemasukan, menyiapkan proteksi terhadap aset yang dimiliki, melakukan perencanaan pajak, hingga memberdayakan orang lain melalui kegiatan sosial hingga pendidikan. Jika ada dana lebih, dana itu bisa diinvestasikan atau dijadikan modal bisnis guna menambah aset. Dengan cara itu, kamu bisa mendapatkan passive income.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry