Laki-Laki, Rutin Bercinta dan Ejakulasi Bisa Turunkan Risiko Kanker Prostat

Bercinta dan ejakulasi bisa turunkan risiko kanker prostat
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Menurut data, 1 dari 7 laki-laki di dunia ini menderita kanker prostat. Secara umum, di dunia, kanker ini berada pada urutan ke-4 dalam daftar kanker yang paling sering terjadi pada manusia setelah kanker payudara, kanker paru-paru, dan kolorektum. Sementara di Indonesia, berdasarkan data Globocan pada tahun 2012 lalu, kanker prostat berada pada urutan ke-3 dalam daftar kanker yang menyerang laki-laki setelah kanker paru-paru dan kanker kolorektum.

Apa itu kanker prostat? Apa saja faktor penyebabnya? Dan bagaimana mencegah atau mengatasinya?

Harus diketahui bahwa prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di panggul lelaki dan merupakan bagian dari sistem reproduksi. Kelenjar itu terletak di bawah kandung kemih di depan rectum dan mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis.

Bercinta dan ejakulasi bisa turunkan risiko kanker prostat
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Salah satu tugas kelenjar prostat adalah membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan itu akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.

Kanker prostat terjadi ketika ada pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar ini. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab munculnya kanker ini adalah jarangnya ejakulasi. Itu berarti bahwa jika ejakulasi terjadi secara rutin, kanker ini bisa dihindari.

Mengapa intensitas ejakulasi ikut mempengaruhi ada atau tidaknya kanker prostat? Menurut para ilmuwan dari Harvard Medical School, seperti dilansir dari Harvard Health Publishing, orgasme dapat menggelontorkan bahan kimia penyebab kanker dalam prostat. Sperma yang keluar secara teratur dapat memungkinkan sel-sel baru untuk berkembang. Hal ini membantu menghentikan penumpukan sel-sel lama yang mungkin lebih cenderung untuk berubah menjadi kanker.

Bercinta dan ejakulasi bisa turunkan risiko kanker prostat
(Foto: Istimewa)

Para ilmuwan dari Harvard Medical School melakukan penelitian pada hampir 32 ribu pria sehat selama 18 tahun. Dari jumlah itu diketahui bahwa 3.839 orang pria di antaranya didiagnosis menderita kanker prostat. Dan pria berusia 40-49 tahun yang mengalami ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan terhindari dari risiko kanker prostat sebesar 22%. Oleh karena itu, untuk melindungi diri dari risiko kanker prostat, kaum pria rentang usia ini dianjurkan untuk bercinta sebanyak 20 kali dalam satu bulan.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry