Laki-Laki Ini Bekerja sebagai Penyampai Pesan Orang yang Meninggal

News | 19 September 2020
Laki-Laki Ini Bekerja sebagai Penyampai Pesan Orang yang Meninggal
Bill Edgar (Foto: Gold Coast Bulletin)

Di mana pun pemakaman dilakukan, dia pasti datang. Dia duduk di antara keluarga orang yang meninggal dunia. Di situ, di depan peti, dia menyampaikan pesan dari orang yang meninggal dunia. Pesan yang tidak bisa disampaikan ketika orang itu masih hidup.

Dia adalah Bill Edgar. Dia menjadi penyampai pesan orang yang meninggal dunia sudah hampir 2 tahun ini. Selama itu, seperti dikutip YUKK dari abc.net.au, dia sudah menyampaikan pesan dalam 22 pemakaman.

Ide untuk menjadi penyampai pesan itu muncul ketika ia bekerja sebagai detektif swasta. Ketika itu, dia bekerja untuk seorang laki-laki yang sedang sakit parah.

Laki-Laki Ini Bekerja sebagai Penyampai Pesan Orang yang Meninggal
(Foto: Daily Mail Australia)

“Saat itu, kami membicarakan tentang kematian, yang terjadi setelah kematian dan semua hal yang terkait. Dan pria itu mengatakan kepada saya, ‘Saya ingin kamu melakukan sesuatu saat pemakaman saya.’ Dan saya usulkan bahwa dia membuat eulogi sendiri,” ceritanya.

Lelaki itu berkeberatan. Dia mengatakan bahwa keluarga dan teman-temannya pasti tidak akan senang mendengar apa yang ingin dia katakana. Dan mungkin karena itu, mereka tidak akan mau mambacakan atau memutar rekaman pesannya.

Laki-Laki Ini Bekerja sebagai Penyampai Pesan Orang yang Meninggal
Contoh pesan (Foto: connectingdirectors.com)

“Jadi, saya usulkan bagaimana kalau saya saja yang membacakan pada pemakamannya. Dari sinilah awalnya,” katanya.

Sejak saat itu, dia menyebut dirinya sebagai “coffin confessor”. Semua pesan yang didengarnya dari orang yang sudah meninggal dunia itu disampaikannya secara terus terang.

“Pada dasarnya, pada satu titik ketika pemakaman dilaksanakan, saya berdiri, membuka amplop dan membacakan pesan yang ditinggalkan orang yang berada di peti mati,” katanya.

Laki-Laki Ini Bekerja sebagai Penyampai Pesan Orang yang Meninggal
(Foto: Facebook)

Dia tidak hanya membacakan surat atau wasiat, tetapi juga membersihkan barang-barang dari orang yang meninggal dunia.

“Barang-barang itu bisa apa saja. Mulai dari barang-barang porno, mainan seks, obat bius, senjata, uang atau apa saja,” katanya.

Untuk menjadi penyampai pesan dari orang yang meninggal dunia itu, Bill mendapatkan bayaran yang tidak sedikit. Bayarannya mencapai 10.000 dolar Australia. Setara dengan Rp102 juta.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry