Laki-Laki Harus Waspada! Covid-19 Bisa Bikin Mr. P Menyusut

Laki-Laki Harus Waspada! Covid-19 Bisa Bikin Mr. P Menyusut
Ilustrasi (Foto: Antara)

Dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Hari ini, Jumat (15/7), pemerintah mengonfirmasi penambahan 3.331 kasus. Dengan demikian, jumlah total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 6.127.084 kasus.

Melihat terus bertambahnya kasus baru setiap hari, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat harus tetap memakai masker dan menjalani vaksinasi booster agar terhindar dari infeksi virus SARS-CoV-2. Infeksi virus ini dapat memicu berbagai efek samping pada tubuh. Mulai dari paru-paru hingga saluran pencernaan.

Khusus untuk laki-laki, beberapa kasus menunjukkan bahwa virus Corona membawa efek samping pada penis. Sejumlah lelaki yang terinfeksi virus Corona mengaku mengalami penyusutan penisnya. Bagaimana mungkin virus Corona bisa membuat penis menyusut?

Laki-Laki Harus Waspada! Covid-19 Bisa Bikin Mr. P Menyusut
Ilustrasi (Foto: iStock)

Menurut ahli urologi dan bedah panggul, dr. Rena Malik, ketika seorang lelaki terinfeksi, virus Corona bisa mempengaruhi aliran darah ke seluruh bagian tubuh, termasuk penis.

“Covid-19 bisa mempengaruhi lapisan pembuluh darah. Dan ini bisa membuat aliran darah dari satu bagian tubuh ke bagian lain menjadi sulit. Faktanya, ini juga bisa mempengaruhi aliran darah ke penis,” katanya seperti dikutip dari news.au.com.

Lelaki yang terinfeksi virus Corona berisiko lima kali lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi. Jika terganggunya aliran darah ke penis berlangsung dalam waktu yang lama, bisa timbul masalah lainnya. Salah satunya adalah penyusutan ukuran panjang penis.

“Ketika Anda kehilangan aliran darah ke area tersebut (penis) dari waktu ke waktu, ini dapat menyebabkan penyusutan jaringan itu sendiri, yang berarti mungkin Anda melihat penurunan panjang penis,” ungkapnya.

Laki-Laki Harus Waspada! Covid-19 Bisa Bikin Mr. P Menyusut
Ilustrasi (Foto: Crello)

Selama pandemi ini, banyak lelaki di banyak negara dilaporkan mengalami hal ini. Salah satunya adalah seorang lelaki berusia 30-an tahun yang tidak disebutkan namanya ini.Dia mengaku mengalami disfungsi ereksi setelah pulih dari Covid-19. Namun, setelah gejala itu menghilang, penisnya menyusut sekitar 3 cm.

“Ini tampaknya karena kerusakan pembuluh darah. Dan dokter saya tampaknya berpikir itu mungkin permanen,” katanya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry