Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Setiap kali buang air kecil, perhatikan warna urinemu. Apakah jernih seperti air? Ataukah kuning? Atau bahkan merah?

Warna-warna urine memang sangat dipengaruhi oleh banyak atau tidaknya air yang kamu minum. Bisa juga oleh jenis makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Dan bisa juga menjadi pertanda akan masalah kesehatan serius yang sedang kamu alami.

Berikut ini, seperti dikutip dari Healthline, warna urine dan maknanya bagi kondisi kesehatan:

Jernih

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Jika warna urinemu jernih, berarti kamu terhidrasi. Kamu minum lebih banyak daripada jumlah air yang direkomendasikan setiap hari. Terhidrasi memang baik. Namun, minum terlalu banyak air dapat merampas elektrolit tubuhmu.

Jika ternyata air senimu jernih, sementara kamu sadar bahwa kamu kurang minum air, berarti ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuhmu. Air seni yang jernih bisa menjadi pertanda ada masalah hati seperti sirosis dan hepatitis virus.

Kekuningan hingga kuning gelap

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Warna urine yang “khas” adalah spektrum kuning muda ke kuning yang lebih dalam. Perlu diketahui bahwa pigmen urokrom, yang secara alami ada dalam urine, menjadi lebih encer ketika kamu minum air. Urokrom ini diproduksi oleh tubuh yang memecah hemoglobin, protein yang membawa oksigen dalam sel darah merah Anda. Pada umumnya, warna urine akan tergantung pada seberapa encer pigmen ini. Selain itu, warna urin kuning neon juga dipengaruhi oleh banyaknya vitamin B dalam aliran darah.

Merah atau merah muda

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Jika kamu makan buah-buahan dengan pigmen merah muda atau magenta alami seperti bit dan blueberi, urinemu mungkin berwarna merah atau merah muda. Namun, jika kamu tidak makan buah-buahan dengan pigmen seperti itu dan urinemu tetap berwarna merah atau merah muda, berarti ada masalah kesehatan serius. Misalnya, pembesaran prostat, batu ginjal, tumor di kandung kemih, dan ginjal.

Jingga

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Jika urinemu berwarna jingga atau oranye, berarti kamu mengalami dehidrasi. Kurang minum air. Bisa jadi juga karena empedu masuk ke dalam aliran darah karena ada masalah pada saluran empedu atau hati. Pada orang dewasa, penyakit kuning juga dapat menyebabkan urine berwarna oranye.

Biru atau hijau

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Jika urine berwarna biru atau hijau, bisa jadi karena kamu makan makanan yang mengandung pewarna biru atau hijau. Jika bukan karena makanan dan minuman yang kamu konsumsi, maka sangat mungkin telah terjadi infeksi bakteri dalam tubuhmu. Pada umumnya, urine biru jarang terjadi.

Cokelat tua

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ada beberapa hal yang menyebabkan urine berwarna cokelat tua. Bisa karena dehidrasi. Bisa juga karena efek samping dari obat-obatan tertentu seperti metronidazol (Flagyl) dan klorokuin (Aralen). Banyak makan lidah buaya atau jenis kacang tertentu juga dapat menyebabkan urine berwarna cokelat tua.

Bisa juga karena sebuah kondisi yang disebut porfiria: penumpukan bahan kimia alami dalam aliran darah dan menyebabkan urine berwarna coklat. Selain itu, urine berwarna cokelat tua juga bisa menjadi indikator dari penyakit hati karena empedu masuk ke dalam urine.

Keruh

Ketahui Kondisi Kesehatanmu Lewat Warna Urine
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Dalam beberapa kasus, urine yang keruh adalah tanda dehidrasi. Namun, dalam beberapa kasus lain, urine yang keruh adalah tanda dari infeksi saluran kemih, beberapa penyakit kronis, dan kondisi ginjal. Urine keruh dengan busa atau gelembung disebut pneumaturia. Ini adalah gejala kondisi kesehatan yang serius, termasuk penyakit Crohn atau divertikulitis.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry