Kamu Pegowes Pemula? Perhatikan 5 Hal Ini!

5 Tips untuk pegowes pemula selama pandemi
(Foto: Klik Dokter)

Jarum jam menunjukkan pukul 08.30 WIB ketika serombongan remaja memasuki Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Lima laki-laki dan lima perempuan. Sepuluh orang anak baru gede (ABG) itu mengantre di depan pintu 3 dengan sepeda masing-masing.

Di balik pagar itu, tidak jauh dari Taman Legenda Keong Mas, anak-anak kecil riang mengayuh sepeda ke sana-kemari. Di belakang mereka menyusul orang tua mereka. Juga dengan sepeda masing-masing.

Minggu (28/6) pagi itu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ramai dengan warga Jakarta yang berolahraga. Menurut salah seorang pegawai TMII, sejak dibuka beberapa hari lalu, TMII menjadi tempat olahraga para warga Jakarta. Sebagian besar datang dengan sepeda masing-masing. Sementara sebagian yang lain menyewa sepeda di tempat rental sepeda yang terletak tidak jauh dari Taman Legenda Keong Mas itu.

Sejak memasuki masa adaptasi kebiasaan baru (new normal) ini, banyak orang memang memilih bersepeda. Mulai dari anak hingga lansia.  Selain karena praktis dan bisa dibawa ke mana saja, sepeda dipilih juga menjadi moda transportasi karena dianggap lebih aman dari risiko paparan virus Corona di dalam transportasi umum.

Jika kamu adalah pegowes pemula, ada 5 hal penting dari dr. Falla Adinda, seorang praktisi kesehatan, yang harus kamu ketahui.

Jenis sepeda

5 Tips untuk pegowes pemula selama pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sepeda jenis apa yang sebainya kamu pilih? Apakah sepeda hanya sebagai sarana berolahraga? Atau menjadi alat transportasimu?

“Paling pertama adalah kalian ketahui dulu diri kalian ini hobinya apa dan tujuannya bersepedanya apa,” kata dr. Falla seperti dikutip dari detikcom.

Jika kamu membeli sepeda hanya untuk berekreasi di tengah kota, saran dr. Falla adalah kamu memilih sepeda lipat. Sepeda jenis ini lebih praktis dan mudah dibawa ke mana-mana.

Berapa budget-mu?

5 Tips untuk pegowes pemula selama pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Kamu ingin membeli sepeda? Jika ya, kamu harus tahu berapa budget-mu. Pada era adaptasi kebiasaan baru ini, sejak orang mulai beramai-ramai bersepeda, harga sepeda melonjak tinggi. Dan harga sepeda sangat tergantung pada jenisnya. Harga sepeda lipat, misalnya, berbeda dengan harga sepeda jenis lainnya. Oleh karena itu, penting untuk menentukan pilihan sepeda. Lalu sesuaikan dengan dana yang kamu miliki.

“Kembali lagi budget-nya berapa karena sepeda itu rangebudget-nya luas. Jadi, sesuaikan juga dengan budget kalian,” pesannnya.

Semampumu

5 Tips untuk pegowes pemula selama pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Berapa jarak ideal untuk seorang pegowes pemula? Berapa kilometer? Apakah 20 km? Ataukah 10 km sudah cukup?

“Untuk pemula, saya selalu menyarankan jarak yang sekuatnya dan juga senyamannya. Jadi, tidak ada patokan jarak dan patokan kecepatan yang paling ideal untuk seseorang karena yang namanya endurance, stamina itu terbangun dan berbeda pada setiap orang,” jelasnya.

Yang paling penting bukanlah jarak, melainkan stamina dan kesehatan tubuh. Oleh karena itu, bersepedalah selama kamu mampu dan sejauh yang kamu bisa. Jangan berlebihan. Jangan membandingkan kemampuan diri dengan kemampuan orang lain. Apalagi sampai membandingkannya dengan seorang atlet.

Jangan lupakan pemanasan

5 Tips untuk pegowes pemula selama pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Pernah melihat orang mengalami kram ketika bersepeda? Itu karena, salah satunya, tidak ada atau kurangnya pemanasan sebelum mulai bersepeda. Mereka mengira bahwa tidak perlu ada pemanasan sebelum bersepeda.

“Pemanasan dalam sepeda itu perlu. Kenapa? karena bersepeda itu, walaupun dia rekreasional, dia masuk juga dalam kegiatan berolahraga. Melibatkan otot-otot di tubuh. Pertama, otot paha, otot kaki, otot punggung, otot bahu, dan otot tangan. Sebenarnya banyak otot yang terlibat dalam gowes itu. Jadi, pemanasan sebelum bersepeda itu wajib dilakukan,” terangnya.

Salah satu jenis pemanasan yang bisa dilakukan adalah stretching atau peregangan. Lakukan peregangan pada tangan dan kaki. Lakukan selama beberapa menit sebelum mulai menggowes.

Protokol kesehatan

5 Tips untuk pegowes pemula selama
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Selama bersepeda, kamu harus tetap memperhatikan protokok kesehatan yang sudah ditetapkan. Tetaplah memakai masker. Apalagi jika kamu bertemu atau berpapasan dengan banyak pesepeda lainnya. Kamu bisa menurunkan atau melepaskan masker jika tidak ada orang lain di sekitarmu (jarak aman 2 m).

“Kalau engap, jangan turunkan maskernya, tetapi intensitasnya,” katanya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry