Inikah Masker yang Dituding sebagai Biang Kerok Penularan Varian Omricon?

Inikah Masker yang Dituding sebagai Biang Kerok Penularan Varian Omricon?
Ilustrasi masker katup (Foto: Getty Images)

Varian Omicron menyebar begitu cepat. Sejak terdeteksi di Afrika Selatan pada pertengahan November lalu, varian ini sudah menyebar ke sejumlah negara. Varian ini sudah terdeteksi banyak negara, antara lain, di Inggris, Jerman, Italia, Belgia, Israel, Hong Kong, dan Australia.

Di Hong Kong, masker katup disebut menjadi biang kerok penyebaran varian baru ini. Pasalnya seorang pelancong dari Afrika Selatan memakai masker ini sebelum terkonfirmasi tertular varian Omicron.

Inikah Masker yang Dituding sebagai Biang Kerok Penularan Varian Omricon?
Ilustrasi (Foto: Crello)

“Masker ini agak egois… ketika udara dihembuskan melalui klep udara, tidak disaring. Itu tidak baik,” kata Yuwn Kwok Yung, ahli mikrobiologi, seperti dikutip dari The Independent.

Sebenarnya masker ini sudah dilarang dipakai sejak tahun lalu. Pada waktu itu, para ahli telah sepakat bahwa masker katup bisa menyebabkan penularan virus Corona dibandingkan dengan jenis masker lainnya. Pasalnya masker ini memungkinkan udara di dalam masker, yang mungkin saja sudah terdapat virus di dalamnya, terhembus keluar melalui lubang katup. Pada masker dengan katup, droplet dari pemakainya dikeluarkan ke udara dan bisa menulari orang lain.

Inikah Masker yang Dituding sebagai Biang Kerok Penularan Varian Omricon?
Ilustrasi (Foto: Crello)

CDC dan WHO juga tidak merekomendasikan penggunaan masker katup sebagai upaya pencegahan Covid-19. Masker ini mungkin bisa melindungi pemakainya dari paparan virus Corona. Namun, masker ini tidak mampu melindungi orang lain dari penyebaran Covid-19.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry