Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga

Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Hari ini adalah Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020. Sudahkah kamu berolahraga hari ini? Seintens apa kamu berolahraga selama masa pandemi ini?

Sudah sering dianjurkan para ilmuwan dan praktisi kesehatan agar semua orang tetap rutin berolahraga selama wabah Covid-19. Olahraga akan membuat proses metabolisme lancar dan daya tahan tubuh meningkat. Jika daya tahan tubuh meningkat, infeksi virus Corona bisa dilawan.

Bagaimana jika kamu tidak rutin berolahraga? Apa dampak nyata dari jarangnya kamu berolahraga? Berikut ini ada 5 risiko kesehatan yang muncul jika kamu jarang berolahraga. Poin-poin ini disarikan YUKK dari laman Live Strong.

Penyakit jantung

Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Olahraga memberikan manfaat yang sangat besar pada jantung. Semakin intens kamu berolahraga, kinerja jantungmu menjadi semakin maksimal. Olahraga akan merangsang otot-otot jantung menjadi lebih kuat.

“Latihan aerobik telah terbukti meningkatkan sirkulasi dan tekanan darah, yang merupakan ukuran seberapa baik jantung memompa darah ke seluruh tubuh,” kata Lynn Marie Morski, MD.

Menurunnya daya ingat

Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Tidak hanya otot jantung yang menjadi kuat, olahraga juga membuat otak menjadi lebih “tajam”. Hasil sebuah penelitian yang sudah dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine pada 2015 lalu menunjukkan bahwa latihan aerobik yang dilakukan secara teratur terbukti secara signifikan meningkatkan volume hipokampus pada wanita usia lanjut.

Dengan demikian, jika kamu jarang atau bahkan malah berolahraga, maka hipokampusmu tidak terangsang. Volume hipokampusmu menurun. Dan kamu akan menjadi pelupa.

Memicu depresi

Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Jangan malas berolahraga. Tidak melakukan aktivitas fisik apa pun selama lebih dari 3 jam sehari, menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activitypada tahun 2018 lalu, bisa meningkatkan gejala-gejala depresi. Sebaliknya berolahraga akan membuat orang bahagia karena ketika orang itu berolahraga, otaknya akan mengeluarkan hormon dopamin dan serotonin. Kedua hormon ini berkaitan erat dengan rasa senang.

Tulang cepat keropos

Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Memang benar bahwa berolahraga dengan intensitas tinggi bisa meningkatkan risiko cedera pada tulang dan sendi. Namun, tidak berolahraga juga tidak baik untuk tulang. Proses pengeroposan tulang akan menjadi lebih cepat. Penelitian yang dilakukan pada Januari 2018 di Rambam Maimonides Medical menunjukkan bahwa berolahraga 2—3 kali seminggu bisa menjaga massa tulang dan fleksibilitasnya.

Risiko kanker meningkat

Ini 5 Dampak yang Dialami Tubuh Jika Kamu Jarang Berolahraga
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Kamu harus tahu bahwa penyebab kematian nomor 2 di dunia adalah kanker. Demikian data yang ditunjukkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada September 2018 lalu. Dan kanker ini disebabkan oleh, salah satunya, tidak adanya aktivitas fisik secara rutin.

Hasil temuan dari 25 penelitian yang mengamati 17 jenis kanker menunjukkan bahwa tidak berolahraa dan hanya bermalas-malasan memicu terjadinya kanker endometrium dan ovarium dan juga kanker payudara, kolorektal, dan paru-paru. Sebaliknya, jika berolahraga secara teratur, risiko kanker akan turun. Demikian hasil sebuah studi yang diterbitkan dalam Medicine & Science in Sports & Exercisepada Juni 2019 lalu.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry