Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!

Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!
Jonatan Christie (Foto: Badminton Photo)

Tim Thomas Cup Indonesia berhasil membawa pulang Piala Thomas. Dalam pertandingan final di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam, Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-0. Dengan begitu, penantian selama 19 tahun berakhir sudah.

Selama perhelatan ajang paling bergengsi sekaligus lambang supremasi bulutangkis itu, tim Thomas Cup Indonesia menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Mulai dari babak penyisihan grup hingga final. Tim-tim kuat seperti Denmark, Taiwan, Thailand, dan Malaysia mereka kalahkan sebelum mengandaskan China pada babak akhir.

Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!
(Foto: Badminton Photo)

Dikutip YUKK dari akun Twitter Badminton Talk, Tim Thomas Cup Indonesia adalah tim dengan jumlah total waktu bermain paling lama selama ajang Thomas Cup 2020 ini. Mereka bermain selama 1.351 menit. Itu setara dengan 22 jam 31 menit.

Dari jumlah total menti bermain itu, Jonatan Christie tercatat sebagai pemain dengan jumlah menit bermain paling lama. Dia bermain selama 376 menit. Dan salah satu pertandingan terlamanya adalah pertandingan melawan Anders Antonsen, tunggal putra kedua Denmark, pada babak semifinal. Keduanya bermain selama 100 menit. Paling lama dari seluruh partai dalam Thomas Cup 2020 ini.

Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!
(Foto: Twitter)

Pada babak final, Jonatan melawan tunggal putra ketiga China, Li Shi Feng. Banyak orang mengira bahwa tenaganya bakal habis lantaran sudah terkuras dalam pertandingan sebelumnya. Ternyata tidak. Dia bahkan sanggup bermain selama 82 menit. Dia mengakhiri rubber set itu dengan sebuah smash untuk menghempaskan China. Dan pada akhir pertandingan itu, dia masih sanggup berteriak kencang dan bahkan menggendong Anthony Ginting.

Mengapa Jojo, sapaan akrabnya, bisa sekuat itu? Mengapa dia bisa bermain selama itu? Jawabannya adalah karena dia menjalankan pola makan sehat. Seperti apa pola makannya?

Berikut ini pola makan Jojo seperti dihimpun dari beberapa sumber:

Menu sarapan: roti dan buah

Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Dikutip dari CNN Indonesia, Jojo menikmati sarapan pada pukul 7 pagi. Menu sarapannya adalah sereal, roti, dan buah potong. Menu ini dianggap tidak terlalu berat. Dampaknya adalah dia tidak begitu terganggu saat harus banyak bergerak atau loncat pada saat berlatih.

Makan siang: 200 g nasi

Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!
Nasi merah (Foto: Shutterstock)

Menu makan siang Jojo terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Karbohidrat dia dapatkan dari nasi sebanyak 200 g. Nasi ini adalah nasi campuran dari beras merah dan beras putih. Porsinya memang lebih besar karena dia membutuhkan banyak kalori untuk berlatih. Semua menu itu diolah tanpa penyedap tambahan.

Mengapa nasi merah? Karena nasi merah mengandung lebih banyak serat. Indeks glikemiknya pun lebih rendah. Dengan demikian, energi yang dihasilkan lebih stabil.

Menu makan malam: smoothie

Ingin Punya “Tenaga Kuda” seperti Jonatan Christie dalam Thomas Cup 2020? Tiru Pola Makannya!
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Pada malam hari, Jojo tidak makan nasi. Dia makan salad atau smoothie.Buah dan sayur memang mengandung banyak serat dan mikronutrien.

 

#YUKKpakeYUKK

1
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry