Indonesia, Jumlah Kasus Harian Tak Lagi “Santuy” Nih

News | 8 January 2021
Indonesia, Jumlah Kasus Harian Tak Lagi “Santuy” Nih
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Kamis (7/1) lalu, pertambahan jumlah kasus harian mencapai lebih dari 9.000 kasus. Dan hari ini, Jumat (8/1), jumlah kasus mencapai 10.617 kasus.

Dengan penambahan kasus baru itu, jumlah total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 808.340 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 666.883 pasien dinyatakan sembuh. Sementara yang meninggal dunia bertambah menjadi 23.753 orang.

Indonesia, Jumlah Kasus Harian Tak Lagi “Santuy” Nih
(Foto: Antara)

Bertambah banyaknya kasus harian membuat pemerintah mengambil langkah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) itu mulai dilakukan pada 11—25 Januari. Langkah ini diumumkan Airlangga Hartarto, Ketua Komisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) pada Rabu (6/1) lalu setelah rapat dengan Presiden Joko Widodo.

“Mengapa tanggal 11—25 (Januari)? Karena kita baru saja libur Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan pengalaman data yang ada, sehabis libur besar itu ada kenaikan 25—30%, dimana kalau kita hitung, jatuhnya pertengahan Januari,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (7/1) lalu, seperti dikutip YUKK dari detikcom.

Indonesia, Jumlah Kasus Harian Tak Lagi “Santuy” Nih
Airlangga Hartarto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Daftar kegiatan yang terkena pembatasan:

  1. Membatasi tempat kerja denganwork from home 75% dengan melakukan protokol kesehatan secara ketat
  2. Kegiatan belajar mengajar secara daring
  3. Sektor esensial yang kita sudah kita ketahui bersama berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan tentu jam operasional, kapasitas, dan menjaga protokol kesehatan secara ketat
  4. Melakukan pembatasan terhadap jam buka daripada kegiatan-kegiatan di pusat perbelanjaan sampai pukul 19.00, kemudian makan dan minum di tempat maksimal 25 persen dan pemesanan makanan melaluitake away atau delivery tetap diizinkan
  5. Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat
  6. Mengizinkan tempat ibadah untuk melakukan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat
  7. Fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara,
  8. Kapasitas dan jam moda transportasi juga diatur

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry