Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi

Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi
Ferry Setiawan menunjukkan Gentai, menu unggulan (Foto: Istimewa)

Tujuh tahun lalu, sebuah warung lesehan berdiri di salah satu suduk kota Surabaya, Jawa Timur. Warung itu hadir dengan ayam geprek sebagai menu andalan. Dalam perjalanannya, warung itu menjadi besar dan memiliki cabang di banyak kota besar di Indonesia.

Warung itu adalah Kakkk, Ayam Geprek (KAG). Saat ini, seperti dikutip YUKK dari idxchannel.com, restoran KAG sudah memiliki lebih dari 30 outlet yang tersebar di banyak kota. Gerai-gerai itu berdiri di Surabaya, Sidoarjo, Solo, Kediri, Mojokerto, Jakarta, Pare, Labuan Bajo, dan lainnya.

“Tahun ini, saya akan membuka sebanyak 80 outlet baru di Jabodetabek,” kata Ferry Setiawan, pendiri KAG, beberapa waktu lalu.

Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi
Gentai (Foto: Instagram/@kag.indonesia)

Tidaklah mudah untuk Ferry membangun dan mempertahankan bisnis dalam gempuran pandemi Covid-19. Pada awal pandemi, omset bisnisnya anjlok mencapai 80%. Untuk tetap bertahan, dia dan timnya melakukan efisiensi dan mengeluarkan menu-menu baru yang ramah di kantong. Khususnya bagi kalangan mahasiswa dan pekerja.

Strategi ini berhasil. Menu-menu baru yang dihadirkan, yang dipatok pada harga Rp5.000—35.000 itu, ternyata diterima para pelanggan. Salah satu menu baru itu adalah Gentai alias Geprek Mentai. Menu ini dibuat dari campuran telur, salmon, mayones, dan ayam geprek. Agar lebih lekat dengan lidah orang Indonesia, ditambahkanlah sambal bawang.

Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi
Geprek Gegog (Foto: Instagram/@kag.indonesia)

“Jika awal pandemi kita anjlok di angka 80%, saat ini, sudah 50% dari sebelum pandemi,” kata Ferry.

Perlahan KAG berkembang. Penjualan daring meningkat tajam, khususnya selama pandemi ini.

“Kami, saat ini, fokus pada penjualan online. Maka outlet-outlet baru yang kami buka tidak harus berupa ruko. Garasi mobil juga bisa digunakan untuk jualan,” kata Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran (Apkrindo) Jatim ini.

Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi
(Foto: Instagram/@kag.indonesia)

Setelah berkembang di Surabaya, KAG dibuka di Jabodetabek. Ferry dan timnya membawa KAG ke Jabodetabek karena pangsa pasarnya cukup besar.

“Jabodetabek dari target 80 outlet, saat ini, sudah terealisasi 10 outlet. Harapan kami, hingga Desember 2021, sudah ada 80 outlet. Semua kami kendalikan sendiri. Tidak ada yang franchise,” ungkapnya.

Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi
Mie Ayam Geprek (Foto: Instagram/@kag.indonesia)

Saat ini, tidak lagi sulit untuk menikmati Gentai dan berbagai menu unggulan dari KAG. Warga Surabaya dan sekitarnya bisa memesannya melalui aplikasi YUKK. Caranya sangat mudah: buka aplikasi YUKK, klik fitur “YUKK Makan”, klik “Kakkk Ayam Geprek”, pilih outlet yang dekat dengan lokasi, pilih metode “delivery”, dan klik menu yang diinginkan.

Tidak hanya lebih mudah, memesan menu KAG lewat aplikasi YUKK juga lebih menguntungkan. Pasalnya ada cashback 15%. Cashback diberikan dalam bentuk YUKK Point dengan jumlah maksimal mencapai 30.000 poin.

Gentai: Si Pendongkrak Omzet Kakkk Ayam Geprek Saat Pandemi
(Foto: tangkapan layar)

Poin-poin itu bisa kamu gunakan lagi untuk melakukan banyak transaksi lainnya melalui aplikasi YUKK. Mulai dari membayar tagihan bulanan hingga berbelanja barang kebutuhan. Kamu bisa berbelanja baik secara online lewat fitur “YUKK Online” dan “YUKK Makan”, maupun secara offline di berbagai merchant yang sudah bekerja sama dengan YUKK.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry