Catat Ini: Pasien Corona Tanpa Gejala Bisa Alami Kerusakan Paru Permanen

 

Pasien tanpa gejala alami kerusakan paru permanen
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Pada awalnya, gejala infeksi virus Corona yang dicatat adalah demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Dalam perjalanan selanjutnya, para ilmuwan menambah sejumlah gejala lagi. Teranyar adalah mual, diare, dan hidung tersumbat.

Di samping itu, tidak sedikit orang yang terinfeksi, tapi tidak menunjukkan gejala. Orang tanpa gejala (OTG) ini punya kemungkinan yang sangat besar untuk menyebarkan virus kepada orang lain lantaran merasa diri sehat. Itulah mengapa semua orang sangat dianjurkan untuk memakai masker.

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Sama seperti pasien Covid-19 yang berada pada tahap kritis, seperti dikutip YUKK dari Medical Daily, OTG juga memiliki risiko kerusakan paru jangka panjang. Hal ini diketahui setelah para ilmuwan di Scripps Research Institute melakukan pemeriksaan (CT Scan) pada pasien Covid-19 tanpa gejala dari kapal pesiar Diamond Princess. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pasien OTG ini mengalami kerusakan paru yang cukup parah.

Pemeriksaan post-mortemyang dilakukan oleh Dr. Jon Thogmartin baru-baru ini pun mengungkapkan betapa buruknya paru pasien Covid-19.

Pasien tanpa gejala alami kerusakan paru permanen
Ilustrasi (Foto: Freepik)

“Aku benar-benar tidak tahu bagaimana mengatakannya. (Virus Corona) Itu bisa menghancurkan paru-paru. Saya katakan saja, ketika orang tersebut meninggal, Anda melihat paru-parunya tidak terlihat seperti paru-paru lagi,” katanya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry