Benarkah Vitamin D Ampuh Melawan Covid-19? Ini Faktanya

Benarkah Vitamin D Ampuh Melawan Covid-19? Ini Faktanya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Lihatlah antrean orang-orang di depan apotek. Atau juga di depan rak obat dan suplemen di supermarket. Mereka rela mengantre untuk mendapatkan beberapa kaplet vitamin.

Mengapa vitamin? Karena vitamin diyakini membantu meningkatkan daya tahan tubuh melawan infeksi virus Corona. Dan salah satu jenis vitamin yang dicari adalah vitamin D.

Benarkah Vitamin D Ampuh Melawan Covid-19? Ini Faktanya
Antrean warga di depan apotek (Foto: detikcom)

Benarkah vitamin D dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh? Dikutip YUKK dari Healthline, vitamin D memang dapat meningkatkan fungsi imun, termasuk sel T dan makrofag. Keduanya berperan dalam melindungi tubuh terhadap patogen.

Bagaimana jika orang mengalami kekurangan vitamin ini? Akibatnya adalah tubuh lebih rentan terhadap infeksi, penyakit, dan gangguan sistem imun. Beberapa di antaranya adalah tuberkulosis, asma, infeksi bakteri/virus yang menyerang pernapasan, dan sebagainya.

Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara vitamin D dan tingkat keparahan infeksi virus Corona. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang ada hubungan antara vitamin D dengan tingkat keparahan Covid-19.

Benarkah Vitamin D Ampuh Melawan Covid-19? Ini Faktanya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

“Penelitian-penelitian ini mendukung pemikiran bahwa vitamin D bisa jadi membantu melawan komplikasi Covid-19,” kata Vadim Backman, Professor Teknik Biomedis dan Kedokteran dari Northwestern University, seperti dikutip dari WebMD.

Dalam beberapa penelitian terbaru tentang hubungan antara defisiensi vitamin D dengan perbedaan tingkat kematian di beberapa negara, terdapat indikasi bahwa:

  1. Lebih dari 80% dari 200 pasien Covid-19 yang dirawat mengalami kekurangan vitamin D. Ada tanda-tanda inflamasi lebih tinggi dalam darah para pasien ini. Namun, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara rendahnya kadar vitamin D dengan keparahan kasus Covid-19.
  2. Beberapa ilmuwan asal Spanyol meneliti bagaimana vitamin D yang diresepkan dokter dapat berimbas pada pasien Covid-19. Dari 50 orang pasien, hanya 1 orang pasien yang membutuhkan perawatan ICU dan tidak ada satu pun yang meninggal. Dan di antara 26 pasien yang tidak mendapat resep vitamin tersebut, 13 di antaranya harus dirawat di ICU dan 2 dari mereka meninggal dunia.
  3. Sejumlah ilmuwan Amerika Serikat meneliti sampel darah dari 235 orang pasien Covid-19 yang dirawat. Pasien yang punya kandungan vitamin D yang cukup dalam tubuhnya lebih kecil kemungkinannya untuk tidak sadarkan diri dan meninggal karena Covid-19. Meskipun demikian, para ilmuwan mengatakan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut tentang kasus ini.
Benarkah Vitamin D Ampuh Melawan Covid-19? Ini Faktanya
Ikan salmon (Foto: Freepik)

Sumber Vitamin D
Vitamin D diketahui memang punya banyak manfaat untuk tubuh. Termasuk di antaranya membantu mengurangi risiko mengembangkan penyakit jantung, flu, dan multiple sclerosis/sklerosis ganda. Juga membantu meregulasi mood untuk para penderita depresi.

Vitamin ini terkandung di dalam banyak bahan makanan. Di antaranya adalah salmon, sarden, kuning telur, udang, dan beberapa produk makanan yang telah difortifikasi seperti susu, sereal, yoghurt, dan jus jeruk. Sumber lainnya adalah sinar matahari, jamur, dan minyak hati ikan kod.

Benarkah Vitamin D Ampuh Melawan Covid-19? Ini Faktanya
e-Voucher di aplikasi YUKK (Foto: tangkapan layar)

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D, kamu juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari suplemen. Suplemen ini bisa kamu beli di apotek atau supermarket. Salah satu apotek yang bisa kamu datangi adalah K24 Klik.

Sebelum datang ke apotek K24 Klik, buka dulu aplikasi YUKK dan klik fitur “Voucher”. Di situ ada voucher untuk berbelanja di K24 Klik. Harganya sangat murah. Voucher senilai 100 ribu, misalnya, bisa kamu dapatkan dengan hanya Rp92.000. Lebih hemat, bukan?

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry