Benarkah Kurang Minum Air Bisa Picu Stroke?

Benarkah kurang minum air bisa picu stroke?
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang. Aliran darah ke otak bisa terganggu karena penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik). Bisa juga terjadi karena pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Terganggunya aliran darah ke otak ini menyebabkan otak tidak mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi-nutrisi penting lainnya. Akibatnya adalah sebagian area otak mati. Dan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang mati itu tidak akan berfungsi dengan baik.

Benarkah kurang minum air bisa picu stroke?
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Untuk menjaga agar aliran darah ke otak tetap lancar, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah minum air putih yang cukup. Jika tubuh terhidrasi atau jika kebutuhan tubuh akan cairan terpenuhi, darah tidak akan kental dan kemudian menggumpal. Perlu diketahui bahwa darah yang kental dan menggumpal bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Dan hal inilah yang kemudian memicu terjadinya stroke.

“Kalau darah kental kan bisa menggumpal dan menyumbat. Akhirnya kena stroke. Makanya perlu minum cukup air putih,” kata Dr. dr. Nanny Djaja, SpGK, dokter spesialis gizi klinik di RS Atma Jaya, Pluit, seperti dilansir detikHealth.

Benarkah kurang minum air bisa picu stroke?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Setiap orang disarankan untuk minum air putih 2 liter per hari. Sebelum tidur malam, saran Dr. dr. Nanny, orang harus minum air putih yang cukup. Pasalnya kebanyakan stroke terjadi pada malam hari ketika orang tidur.

Selain minum air putih yang banyak, orang juga disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayur-mayur. Keduanya diketahui mengandung senyawa antioksidan yang banyak untuk mencegah ternyadinya stroke. Buah dan sayur yang diketahui kaya akan antioksidan, antara lain, adalah jeruk, buah naga merah, stroberi, jambu biji, tomat, dan wortel.

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry