Benarkah Asap Rokok Bisa Menyebarkan Virus Corona?

Benarkah Asap Rokok Bisa Menyebarkan Virus Corona?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Semua orang diwajibkan untuk memakai masker untuk memutus penyebaran virus Corona. Masker diketahui dapat mencegah penularan virus secara sangat signifikan. Selain memakai masker, orang juga disarankan untuk tidak merokok karena asap rokok dianggap bisa menyebarkan virus Corona. Benarkah demikian?

Menurut Albert Rizzo, Kepala Staf Medis American Lung Association, ada kemungkinan penyebaran virus Corona melalui asap rokok. Droplet bisa keluar bersamaan dengan asap rokok yang dihembuskan.

“Seseorang berpotensi menyebarkan virus bukan hanya saat tidak memakai masker saja, tetapi mereka yang perokok juga bisa menghembuskan banyak droplet ke orang-orang yang ada di sekitarnya, sehingga berpotensi terinfeksi virus tersebut,” katanya seperti dikutip dari Fox News.

Benarkah Asap Rokok Bisa Menyebarkan Virus Corona?
Ilustrasi: percikan cairan ketika bersin dan batuk bisa jadi membawa virus Corona (Foto: Freepik)

Menurut Salud Amerika, salah satu organisasi kesehatan yang berbasis di Texas, Amerika Serikat, asap rokok bisa menempel pada debu, pakaian, dinding, hingga permukaan lainnya. Dengan demikian, benda atau permukaan itu bisa menjadi sumber penularan virus Corona.

“Debu mungkin mengandung partikel aerosol atau asap yang berukuran lebih besar daripada virus Corona. Itu sebabnya munculah kemungkinan bahwa mereka bisa mengandung Covid-19,” kata tim peneliti Ilmu dan Teknologi Lingkungan.

Benarkah Asap Rokok Bisa Menyebarkan Virus Corona?
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Melihat besarnya kemungkinan penyebaran virus Corona melalui asap rokok, para perokok disarankan untuk menahan diri atau berhenti merokok. Selain untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, berhenti merokok juga menyehatkan tubuh. Pasalnya, di dalam asap rokok terkandung ratusan bahan kimia beracun. Sekitar 70 di antaranya bisa menyebabkan kanker.

Tidak hanya itu. Asap rokok juga bisa mengurangi fungsi paru-paru, menyebabkan asma, penyakit jantung, kanker paru-paru, hingga stroke. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), penyakit-penyakit itu bisa berkomplikasi dengan infeksi virus Corona.

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry